Berikut adalah sepuluh kuliner paling enak dari Cirebon yang Rose Kuliner rangkum dan wajib Anda cicipi saat berkunjung ke kota ini.
Category Article 1
| 763 Dilihat
Makanan khas Cirebon menawarkan cita rasa yang otentik dan menggugah selera, menjadi daya tarik tersendiri bagi banyak orang untuk datang dan mencicipinya secara langsung. Namun, dengan banyak pilihan, mungkin Anda bingung harus mencoba kuliner yang mana.
Nah berikut ini, Rose Kuliner telah merangkum sepuluh kuliner paling enak dari Cirebon yang wajib Anda cicipi saat berkunjung ke kota ini. Yuk, ketahui kuliner khasnya dalam artikel ini!
Berikut adalah beberapa rekomendasi makanan khas Cirebon yang patut Anda coba saat berkunjung ke sana.
Empal Gentong adalah salah satu ikon kuliner khas Cirebon yang terbuat dari daging sapi yang dimasak dalam gentong tanah liat dengan bumbu rempah yang melimpah. Hidangan ini menawarkan rasa yang kaya dengan tekstur daging yang lembut.
Hidangan Mie yang terbuat dari campuran tepung kanji dan tepung beras ini memiliki tekstur kenyal yang menggoda selera makan Anda. Mie Koclok disajikan dengan kuah santan yang gurih dan rempah-rempah, serta berbagai topping seperti tahu, ayam suwir, telur rebus, dan sayuran segar. Rasanya yang gurih dan renyah, ditambah dengan bubuk cabai, membuat Mie Koclok menjadi pilihan sempurna bagi pecinta mie.
Nasi Jamblang adalah sajian nasi yang dibungkus menggunakan daun jati, memberikan aroma khas dan tekstur nasi yang pulen. Anda dapat memilih berbagai lauk, mulai dari tahu, tempe, hingga cumi tinta hitam yang terkenal. Yang menjadi keunikan dari nasi ini adalah menggunakan daun jati sebagai pembungkusnya, sehingga membuat nasi tidak cepat basi dan bisa bertahan lebih lama.
Kuliner khas Cirebon berikutnya adalah hidangan yang kaya akan sejarah yang dulunya dikenal sebagai senjata untuk meracuni Walisongo, yaitu Docang. Sekarang, justru kuliner ini menjadi salah satu menu favorit masyarakat. Kuah bodo segar yang mirip sayur asem, dipadukan dengan tempe fermentasi dan kacang panjang menciptakan rasa yang menggugah selera.
Tak lengkap rasanya jika berkunjung ke Cirebon tanpa mencicipi Tahu Gejrot. Kuliner ini terbuat dari tahu berpori yang diiris tipis dan disajikan dengan kuah gejrot, yang merupakan campuran bumbu rempah yang menghasilkan rasa asam, manis, dan pedas yang nikmat.
Bagi para pecinta kuliner pedas, Pedesan Entog adalah kuliner khas Cirebon yang wajib dicoba. Istilah "pedesan" merujuk pada rasa pedas yang menggugah selera dalam kuahnya, sementara "entog" merupakan daging entok yang mirip dengan bebek.
Daging ini dikenal keras jika tidak dimasak dengan benar, namun masyarakat Cirebon telah menemukan metode khusus untuk mengolahnya, sehingga Pedesan Entog kini menjadi primadona di kalangan wisatawan. Jangan khawatir, jika Anda tidak terbiasa dengan pedas, penjual Pedesan Entog biasanya menyediakan es degan yang dicampur dengan sirup khas Cirebon.
Nasi Lengko merupakan singkatan dari "lengkap dan ekonomis". Ini adalah pilihan kuliner yang tidak hanya ramah di kantong, tetapi juga kaya nutrisi. Dalam seporsi Nasi Lengko, Anda akan disuguhkan nasi yang dipadukan dengan beragam sayuran dan lauk-pauk menyehatkan. Lauk yang biasanya disajikan seperti tahu, tempe, mentimun, tauge, dan irisan daun kucai. Kelezatan hidangan ini semakin meningkat dengan siraman saus kacang yang memiliki rasa manis dan gurih. Jika Anda pecinta pedas, Anda bisa menambahkan cabai sesuai selera.
Kue Gapit adalah oleh-oleh khas Cirebon yang terbuat dari campuran tepung beras, gula, dan santan. Kue ini memiliki bentuk unik menyerupai kepang dan menawarkan rasa manis serta gurih yang menggoda. Kue Gapit sering dijadikan sebagai buah tangan untuk keluarga dan teman, menjadi simbol kenangan manis dari Cirebon.
Kerupuk Melarat merupakan camilan khas Cirebon yang terbuat dari tepung tapioka. Proses penggorengan menggunakan pasir panas memberikan tekstur yang renyah dan unik. Kerupuk ini tersedia dalam berbagai warna dan rasa, menjadikannya sebagai pilihan menarik untuk menemani hidangan utama atau sekadar camilan.
Bagi Anda yang beragama Islam, jangan khawatir, karena kuliner ini tidak terbuat dari hewan sejenis kelelawar. Istilah "kalong" hanya digunakan untuk menyebut makanan ini yang biasanya dijajakan pada malam hari, mirip dengan kebiasaan kelelawar. Dimana Sate Kalong biasanya mulai dijual dari jam 5 sore hingga tengah malam, dengan daging kerbau sebagai bahan utama. Daging ini kemudian diolah dengan berbagai bumbu rempah tradisional, sehingga menghasilkan rasa manis yang mirip dengan dendeng.
Itulah sepuluh kuliner khas Cirebon yang menawarkan rasa unik dan otentik. Jangan lewatkan kesempatan untuk mencobanya saat berkunjung ke kota ini!
Baca Juga: Selain Tahan Lama, 7 Jenis Jajanan Pasar Ini Paling Cocok Dijadikan Hampers Lebaran
Tahukah anda bagaimana cara mengolah daging kambing agar menjadi empuk dan tidak bau? Tentunya, sebelum Anda menghidangkan olahan lezat dari daging kambing, penting untuk memahami ...
214 Dilihat |
Category Article 1
Salah satu provinsi di Indonesia yang kental dengan nuansa Melayu adalah Riau. Kini, Anda tak perlu jauh-jauh ke Riau, karena Anda bisa lho menjelajahi rasa khas Melayu lewat jaja...
1470 Dilihat |
Category Article 1