10 Makanan Khas Batak Paling Populer, Nomor 3 Favorit Banyak Orang

Makanan khas Batak terkenal dengan cita rasa yang unik, kaya rempah, dan memiliki filosofi tersendiri. Jika Anda sedang berlibur ke Sumatera Utara, khususnya ke daerah Tapanuli, Medan, atau sekitarnya, tidak ada salahnya mencicipi makanan khas Batak berikut ini.


Category Article 1

| 3515 Views

10 Makanan Khas Batak Paling Populer, Nomor 3 Favorit Banyak Orang!

Ketika berbicara tentang kuliner khas Batak, banyak orang mungkin langsung membayangkan hidangan berbahan dasar daging babi atau olahan dari bahan-bahan yang mungkin kurang familiar bagi sebagian orang. Memang benar, sejumlah makanan tradisional Batak menggunakan bahan tersebut dan menjadi bagian penting dari budaya kuliner mereka.

Namun, jangan khawatir. Bagi Anda yang mencari makanan halal, kuliner Batak juga menawarkan beragam pilihan yang tak kalah lezat dan menggugah selera. Jadi, jika Anda sedang merencanakan liburan atau kunjungan ke Sumatera Utara, khususnya ke daerah Tapanuli, Medan, atau sekitarnya, tidak ada salahnya mencicipi makanan khas Batak yang halal. 

Penasaran apa saja makanan halal khas Batak yang wajib dicoba? Yuk, simak daftar lengkapnya di bawah ini!

10 Makanan Tradisional Khas Batak yang Wajib Dicoba

Makanan khas Batak terkenal dengan cita rasa yang unik, kaya rempah, dan memiliki filosofi tersendiri dalam budaya Batak. Berikut ini adalah daftar makanan tradisional khas Batak yang wajib kamu coba saat berkunjung ke daerah ini:

1. Lappet

Lappet adalah salah satu jajanan tradisional khas Batak yang bentuknya menyerupai limas dan dibungkus daun pisang. Makanan ini dibuat dari tepung beras atau ketan yang dicampur dengan kelapa parut, gula putih, dan gula merah (gula aren). Setelah dicampur, adonan kemudian dibungkus dan dikukus hingga matang.

Yang membuat lappet istimewa adalah isian manis di bagian tengahnya—biasanya berupa gula merah dan kelapa parut. Namun, ada juga versi yang menggunakan campuran gula putih. Rasanya mirip dengan putu bambu, tapi dengan tekstur yang lebih padat dan aroma khas daun pisang yang menggoda.

2. Ombus-ombus

Ombus-ombus adalah kue tradisional khas Batak yang berasal dari daerah Siborong-borong, Tapanuli Utara. Kue ini biasanya sering dihidangkan dalam berbagai acara adat dan pertemuan keluarga.

Terbuat dari tepung beras yang diisi dengan gula merah dan dibungkus dengan daun pisang, ombus-ombus dikukus hingga matang. Nama "ombus-ombus" berasal dari kebiasaan meniup uap panas sebelum memakannya. 

3. Arsik Ikan Mas

Salah satu makanan khas Batak yang paling terkenal adalah arsik ikan mas. Masakan ini menggunakan ikan mas yang dimasak bersama campuran bumbu khas hingga kuahnya mengering dan bumbunya meresap sempurna ke dalam daging ikan.

Keunikan arsik terletak pada penggunaan rempah-rempah lokal, seperti andaliman, bunga kecombrang, dan bawang Batak. Total ada sekitar 16 jenis bumbu yang digunakan, menjadikan rasa arsik begitu kompleks dan khas. Selain ikan mas, kadang digunakan juga ikan laut seperti ikan kakap atau ikan kembung, bahkan daging.

4. Sira Pege

Sira Pege adalah hidangan khas Batak yang berbahan dasar ikan mentah, dan sering disebut sebagai “sushi-nya” orang Batak. Nama "Sira Pege" berasal dari dua bahan utama yang digunakan, yaitu garam (sira) dan jahe (pege).

Untuk membuatnya, ikan mentah dicampur dengan bumbu seperti jahe, garam, bawang putih, bawang merah, dan cabai, lalu disiram dengan cuka untuk membantu proses fermentasi atau pematangan alami.

5. Sasagun

Sasagun adalah camilan tradisional khas Batak yang terbuat dari campuran tepung beras, kelapa sangrai, dan gula merah. Teksturnya kering namun lembut di mulut, sangat cocok untuk dinikmati sebagai kudapan sore. Dalam penyajiannya, sasagun sering diberi tambahan kacang tanah, kismis, hingga buah-buahan lokal seperti durian atau nanas, agar rasanya semakin kaya. 

6. Mie Gomak

Makanan khas dari Sumatera Utara ini sangat populer, terutama di kawasan Toba dan sekitarnya. Mie Gomak tidak hanya disukai oleh masyarakat lokal, tapi juga kerap diburu wisatawan sebagai oleh-oleh khas daerah.

Keunikan Mie Gomak terletak pada kuahnya yang kaya rempah. Biasanya, mi ini disajikan dalam kuah santan yang gurih, dicampur dengan bawang goreng dan bumbu khas Batak seperti andaliman, rempah lokal yang memberikan sensasi pedas menggigit dan sedikit kebas di lidah. Tak heran, banyak pecinta kuliner yang menjadikan Mie Gomak sebagai menu wajib saat mengunjungi tanah Batak.

7. Sambal Tuktuk

Jika Anda pecinta sambal, jenis sambal tradisional khas Batak satu ini memiliki cita rasa yang sangat khas dan berbeda dari sambal pada umumnya. Namanya Sambal Tuktuk. Sambal ini dibuat dari campuran ikan yang telah dicincang, seperti ikan teri medan atau ikan asap, yang kemudian diolah bersama rempah-rempah khas seperti andaliman dan cabai.

8. Kue Gandong

Kue Gandong adalah salah satu kue tradisional khas Batak selanjutnya yang patut Anda coba. Kue ini sering dibandingkan dengan kue lapet karena bahan dasarnya yang hampir sama, seperti tepung beras dan kelapa parut. Namun, perbedaannya terletak pada cara memasaknya. Jika kue lapet dikukus, maka kue gandong digoreng hingga berwarna kecokelatan dan renyah di bagian luar.

Teksturnya yang garing berpadu dengan rasa manis dan legit di bagian dalam membuat kue ini cocok disajikan bersama secangkir kopi atau teh. Selain itu, daya tahannya yang cukup lama menjadikan kue gandong sebagai oleh-oleh favorit dari tanah Batak.

9. Dali ni Horbo

Dali Ni Horbo adalah kuliner tradisional Batak yang berbahan dasar susu kerbau. Makanan ini diolah dengan cara tradisional, menggunakan bumbu khas untuk menghasilkan rasa yang gurih dan asin. Proses memasaknya pun cukup unik, yaitu dengan memanaskan susu hingga mengental dan membentuk tekstur padat menyerupai tahu.

Meski tampak seperti tahu biasa, rasa dan aromanya sangat berbeda karena bahan dasarnya berasal dari produk hewani, bukan kacang kedelai. Dali Ni Horbo biasa disajikan dalam acara adat Batak dan juga menjadi hidangan spesial yang sulit ditemukan di luar wilayah Sumatera Utara.

10. NaTinombur

Sekilas, Na Tinombur memang mirip dengan arsik, namun perbedaan utamanya terletak pada teknik memasak dan tekstur sambalnya. Makanan ini biasanya dibuat dari ikan air tawar seperti ikan nila, lele, mujair, atau ikan mas. Proses memasaknya dimulai dengan membakar ikan, lalu disiram dengan sambal khas yang terdiri dari andaliman, cabai, bawang, dan berbagai bumbu lokal lainnya.

Itulah beberapa makanan khas Batak yang wajib kamu coba saat berkunjung ke Sumatera Utara. Setiap hidangan memiliki cita rasa yang unik dengan kekayaan bumbu dan rempah lokal yang tak ditemukan di tempat lain.

Baca Juga: 9 Resep Jajanan Luar Negeri yang Lezat & Mudah Dibuat

All Articles


Article Categories

Leave a Review


Other Articles


Banyak yang Salah, Ini Cara Bedakan Daging Sapi dan Kambing Waktu Qurban

Mari pahami perbedaan daging sapi dan kambing berikut ini agar Anda tidak lagi bingung saat menerima dan mengolah daging kurban....

236 Views |


Category Article 1

Cara Mudah Menakar Air untuk Memasak Beras

Memasak nasi yang pulen dan lezat bisa jadi tantangan bagi sebagian orang. Salah satu faktor kuncinya adalah menentukan takaran air yang tepat. Terlalu sedikit air bisa membuat nas...

18887 Views |


Category Article 1