Setiap hidangan khas Purworejo punya cita rasa yang khas. Jadi, kalau Anda berkesempatan berkunjung ke kota ini, jangan lupa cicipi beberapa makanan khasnya berikut ini.
Category Article 1
| 1170 Dilihat
Purworejo bukan hanya terkenal karena keindahan alam dan keramahan warganya, tetapi juga karena kekayaan kulinernya yang unik dan otentik. Setiap hidangan khas Purworejo punya cita rasa yang khas,meski dibuat dari bahan-bahan sederhana, hasilnya bisa membuat siapapun jatuh cinta pada suapan pertama.
Jadi, kalau Anda berkesempatan berkunjung ke kota ini, jangan lupa cicipi beberapa makanan khasnya berikut ini. Siapa tahu, salah satunya jadi favorit barumu!
Makanan khas Purworejo yang pertama ada Jenang Krasikan. Kuliner ini adalah salah satu kuliner legendaris dari Purworejo. Terbuat dari ketan yang dimasak bersama gula merah dan santan, jenang ini punya rasa manis legit dengan tekstur kenyal yang sedikit lengket. Biasanya, jenang krasikan hadir di acara-acara adat atau momen spesial masyarakat Purworejo.
Kalau kamu ingin mencicipinya, datang saja ke pasar tradisional atau kedai makanan khas daerah. Aromanya yang harum dan rasanya yang autentik akan langsung membawa kamu ke suasana khas pedesaan Jawa.
Siapa yang bisa menolak camilan renyah dan gurih seperti lanting? Camilan khas Purworejo ini terbuat dari tepung singkong yang diberi bumbu ketumbar, lalu digoreng hingga kering dan renyah. Rasanya gurih dan sedikit pedas, cocok buat teman nonton atau ngopi sore.
Jika Anda sedang berada di Purworejo, makanan khas ini sebenarnya cukup mudah ditemukan di toko oleh-oleh sekitaran Purworejo. Karena rasanya ringan dan awet, banyak wisatawan menjadikannya oleh-oleh saat pulang.
Nah, ini dia salah satu ikon kuliner Purworejo yang unik yaitu Kue Lompong. Sesuai namanya, makanan khas ini berasal dari daun talas kering atau lompong yang dulu dipakai untuk memberi warna hitam alami pada kue ini. Sekarang, meski tanpa pewarna tambahan, warna hitam khasnya tetap jadi daya tarik tersendiri.
Kue ini dibungkus daun pisang dan biasanya disajikan dalam besek (kotak anyaman bambu). Rasa manis dari gula Jawa berpadu dengan tekstur kenyal seperti mochi, menciptakan sensasi lembut di mulut.
Berbeda dari dawet biasanya yang umumnya berwarna hijau, dawet ireng khas Purworejo ini justru berwarna hitam karena terbuat dari tepung ketan hitam. Disajikan dengan santan gurih dan sirup gula merah, rasanya manis, segar, dan bikin nagih.
Saat Anda berada di Purworejo, Anda bisa menemukan dawet ireng di berbagai sudut kota, mulai dari pasar tradisional hingga warung kaki lima.
Jika Anda sedang mencari makanan khas untuk dijadikan oleh-oleh dari kota Purworejo, mungkin Anda bisa mencoba Geblek. Camilan ini terbuat dari tepung singkong yang dicampur bawang goreng, lalu digoreng hingga matang. Bentuknya bulat melingkar, dengan tekstur kenyal di dalam dan gurih di luar.
Jajanan khas Purworejo berikutnya yang tidak kalah terkenal adalah Clorot. Makanan khas ini dibuat dari campuran tepung beras dan gula merah, lalu dibungkus daun kelapa (janur) yang digulung berbentuk kerucut. Dari luar tampilannya sederhana, tapi rasanya benar-benar menggoda, perpaduan antara rasa manis, lembut, dan sedikit kenyal di lidah.
Kalau Anda pecinta sate, Sate Winong wajib masuk daftar kuliner yang harus dicoba. Sate ini bisa menggunakan daging ayam atau kambing, ditusuk dan dibakar seperti sate pada umumnya.
Namun yang membedakan adalah bumbu kacangnya yang lebih kental, gurih, dan sedikit manis pedas. Cita rasa khas dari bumbu ini membuat setiap gigitan terasa kaya dan memanjakan lidah. Apalagi paling nikmat disantap bersama lontong atau nasi hangat, apalagi saat malam hari.
Kue Satu termasuk camilan tradisional khas yang masih digemari hingga sekarang. Kue ini terbuat dari kacang hijau sangrai yang dihaluskan, dicampur gula, vanili, dan sedikit susu bubuk. Setelah dibentuk, kue dipanggang sebentar hingga kering dan renyah. Rasanya manis gurih, teksturnya lembut di mulut.
Biasanya, Kue Satu muncul di berbagai momen perayaan seperti Lebaran, Natal, hingga Imlek. Meski sederhana, aroma dan rasanya membuat siapapun ingin mencicipinya.
Mungkin Anda lebih familiar dengan peyek daripada Pelote? Nama unik ini ternyata singkatan dari Peyek Lombo Pete. Seperti namanya, camilan ini dibuat dari adonan tepung dengan topping pete yang digoreng hingga kering dan renyah.
Makanan khas ini cukup unik dan bisa jadi oleh-oleh khas Purworejo yang jarang ditemukan di tempat lain. Selain pete, ada juga varian peyek cabe rawit, jengkol, rebon, ikan asin, dan kacang tanah yang bisa kamu pilih sesuai selera. Nah, mumpung Anda lagi di Purworejo, jangan lewatkan kesempatan untuk mencicipi kuliner satu ini.
Nama Sego Penek mungkin baru terdengar di telinga Anda, tapi justru di situlah keunikannya. Dalam sejarah, kuliner ini sudah ada sejak masa penjajahan Belanda dan Jepang. Banyak yang percaya bahwa Sego Penek dulu pernah menjadi menu andalan para pejuang di wilayah selatan Purworejo.
Hidangan ini terdiri dari nasi dengan sayur nangka muda yang dimasak menggunakan bumbu rempah khas. Anda bisa memilih tambahan lauk seperti ayam, jeroan, tahu, tempe, atau telur bacem. Semua disiram dengan kuah opor putih kental yang gurih dan sedikit manis.
Itulah beberapa makanan khas Purworejo yang wajib Anda coba saat berkunjung. Selain lezat, kuliner ini juga menyimpan nilai budaya dan sejarah yang memperkaya pengalaman wisata kuliner di Jawa Tengah. Jadi, jangan lupa mencicipinya dan bawa pulang sebagai oleh-oleh, ya!
Beberapa oleh-oleh yang paling sering diburu wisatawan antara lain Dawet Ireng, Geblek, Kue Lompong, Lanting, dan Jenang Krasikan. Selain itu, ada juga jajanan tradisional seperti Gemblong Goreng dan Pelote.
Kue Lompong dibuat dari tepung ketan hitam alami yang berasal dari serbuk merang atau batang talas kering (lompong). Di dalamnya berisi campuran kacang tanah sangrai dan gula jawa, lalu dibungkus daun pisang kering sebelum dikukus.
Benar, Clorot adalah salah satu jajanan khas Kabupaten Purworejo. Cita rasa manis dan aromanya yang khas dari daun kelapa membuat jajanan ini selalu dicari wisatawan setiap kali berkunjung.
Simak ulasan berikut ini agar Anda tidak lagi bingung saat ingin mengolah daging qurban menjadi sajian steak yang empuk, lezat, dan menggugah selera....
230 Dilihat |
Category Article 1
Kelezatan jajanan tradisional Indonesia sungguh tak terhingga. Ragamnya tak hanya terpancar dari beragam jenis, cita rasa, warna, dan bentuknya, tapi juga menggambarkan kekhasan ti...
1736 Dilihat |
Category Article 1