Menyimpan sayur dan buah bukan hanya berdampak pada rasa dan penampilannya saja, tetapi juga berpengaruh terhadap kandungan zat gizinya. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami cara yang tepat dalam menyimpan buah dan sayur agar tetap segar dan bisa awet lebih lama.
Category Article 1
| 807 Dilihat
Menyimpan sayur dan buah bukan hanya berdampak pada rasa dan penampilannya saja, tetapi juga berpengaruh terhadap kandungan zat gizinya. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami cara yang tepat dalam menyimpan buah dan sayur agar tetap segar dan bisa awet lebih lama.
Berikut langkah-langkah menyimpan buah dan sayur agar selalu segar dan awet, ikuti 6 tips di bawah ini.
Ketika kita membeli buah, sebaiknya kita biarkan kulitnya tetap utuh. Mengapa begitu? Karena kulit yang terbuka pada buah bisa menyebabkan pertumbuhan jamur dan bakteri yang membuat buah cepat membusuk. Untuk itu, penting untuk secara berkala dan sering memeriksa permukaan buah dan sayur yang kita miliki. Jika ada perubahan warna, tanda-tanda bonyok, atau muncul bercak kecokelatan pada buah atau sayur, segera buang bagian yang sudah rusak tersebut dan nikmatilah yang masih dalam kondisi segar dan baik.
Setelah Anda selesai berbelanja sayuran, segera cuci bersih setiap bagian sayuran dengan menggunakan air mengalir. Untuk hasil yang lebih optimal, Anda dapat menggunakan sabun antibakteri saat mencuci sayuran. Langkah ini akan membantu memastikan bahwa semua bakteri yang ada di dalam sayuran akan mati dengan cepat. Sebab, bakteri seringkali menjadi pemicu pembusukan pada sayuran. Dengan begitu, Anda dapat menghindari kerugian akibat sayuran yang membusuk sebelum waktunya. Selanjutnya, setelah selesai mencuci, pastikan untuk mengeringkan sayuran dengan lap kering sebelum menyimpannya ke dalam kulkas.
Ketika Anda sering berbelanja sayuran dan buah-buahan, sangat disarankan untuk memisahkan keduanya ketika Anda menyimpannya dalam kulkas. Hal ini karena, buah-buahan menghasilkan zat etilen yang dapat mempercepat kematangan bahan makanan lain di sekitarnya. Agar keadaan ini tidak terjadi, selalu pisahkan sayuran dan buah-buahan saat akan menyimpannya dalam kulkas. Anda bisa menggunakan plastik terpisah untuk menyimpan buah dan sayuran, sehingga mereka tidak bersentuhan satu sama lain dalam kulkas. Dengan begitu, kualitas dan kesegaran makanan Anda dapat tetap terjaga lebih lama.
Simpanlah buah dan sayuran segar dengan baik, sebab meskipun sudah dipetik dan dipanen dari pohonnya, mereka tetaplah makhluk hidup yang memerlukan oksigen untuk bernapas dan mengeluarkan karbon dioksida. Kemampuan buah dan sayuran untuk bernapas dipengaruhi oleh suhu tempat penyimpanan serta jenisnya.
Semakin rendah suhu di tempat penyimpanan, maka semakin lambat pula kemampuan buah dan sayuran untuk bernapas, yang pada akhirnya akan memperpanjang masa simpan mereka. Akan tetapi, jika terlalu banyak oksigen yang "dihirup" dan karbon dioksida yang dikeluarkan, buah dan sayuran tersebut malah akan cepat busuk dan rusak. Oleh karena itu, beberapa jenis sayur dan buah sebaiknya disimpan di tempat yang dingin, sementara ada juga yang lebih sensitif terhadap suhu dingin dan lebih baik disimpan di luar lemari pendingin. Ingatlah untuk selalu menjaga suhu penyimpanan sesuai dengan kebutuhan masing-masing buah dan sayuran, agar kesegaran dan kualitasnya tetap terjaga.
Kondisi ini dapat menyebabkan kerusakan dan pembusukan yang cepat pada buah dan sayuran yang Anda simpan. Jika Anda menyimpan buah atau sayuran di dalam freezer, perlu diingat bahwa saat dicairkan, mereka akan mengalami kerusakan. Sementara itu, suhu yang terlalu tinggi juga memiliki dampak buruk. Seperti kematangan yang tidak merata, tekstur yang menjadi lunak dan lumer, serta buah yang berkerut dan kisut. Jadi, pastikan Anda menyimpan buah dan sayuran di tempat dengan suhu yang tepat, agar tetap segar dan dapat dinikmati dengan baik.
Tahukah Anda bahwa kelembapan adalah kunci utama untuk menjaga kesegaran sayuran dan buah-buahan? Setiap sayur dan buah memiliki kandungan air yang melimpah dan berperan penting dalam menjaga kesegaran dan rasa alami mereka. Namun saat sayur atau buah dipanen dari pohonnya, banyak air yang hilang karena mengalami penguapan. Untuk itu, anda bisa memasukkan sayur atau buah ke dalam plastik yang sudah dilubangi. Mengapa dilubangi? Hal ini penting untuk memastikan ada sirkulasi udara yang cukup di dalam plastik tersebut. Dengan begitu,sayuran dan buah-buahan yang anda simpan tetap terjaga kelembapannya.
Inilah beberapa tips untuk menyimpan sayur dan buah agar tetap segar lebih lama. Cara penyimpanan yang tepat menjadi kunci utama untuk menjaga kualitas zat gizi pada makanan. Selain itu, ingatlah untuk tidak menyimpan makanan lebih dari dua minggu agar tidak berakhir pada pembusukan pada makanan tersebut.
Baca juga 5 Tips Untuk Mendeteksi Ikan Segar Bebas Formalin dan Zat Pewarna
Idealnya, mengukur tingkat kematangan steak menggunakan termometer. Namun, jika tidak punya, kamu bisa mencoba metode sentuhan jari. Berikut caranya!...
493 Dilihat |
Category Article 1
Berikut sederet jajanan takjil yang paling laris dan cocok dijadikan ladang bisnis yang menjanjikan selama Ramadhan....
175 Dilihat |
Category Article 1