Jika Anda perhatikan secara detail, perbedaan antara tepung panir dan tepung roti akan terlihat cukup jelas. Untuk itu, Anda penting memahami perbedaan ini.
Category Article 1
| 577 Dilihat
Banyak orang beranggapan bahwa tepung panir dan tepung roti merupakan bahan yang sama. Bahkan, seringkali orang salah memilih saat mencoba berbagai resep masakan. Padahal, tepung roti dan tepung panir memiliki perbedaan yang cukup signifikan, baik dari segi bahan dasar maupun penggunaannya.
Meskipun tepung panir dan tepung roti sering dimanfaatkan sebagai pelapis untuk menggoreng agar menghasilkan tekstur yang lebih renyah, kedua jenis tepung ini berasal dari proses dan bahan baku yang berbeda.
Jika Anda perhatikan secara detail, perbedaan antara tepung panir dan tepung roti akan terlihat cukup jelas. Untuk itu, Anda penting memahami perbedaan ini. Karena kesalahan dalam penggunaan tepung dapat mempengaruhi hasil akhir olahan makanan, bahkan menyebabkan kegagalan dalam proses memasak.
Agar Anda tidak keliru dalam memilih bahan, mari kenali lebih jauh perbedaan tepung panir dan tepung roti melalui ulasan berikut ini!
Kedua jenis tepung ini memang sama-sama digunakan sebagai bahan pelapis gorengan, tetapi memiliki karakteristik yang berbeda. Berikut penjelasan lengkapnya.
Tepung roti umumnya berwarna putih. Namun, terdapat juga varian tepung roti yang berwarna kuning karena mengandung campuran pinggiran roti. Tekstur tepung roti cenderung lebih kasar dengan butiran yang lebih besar, sehingga menghasilkan gorengan yang lebih renyah dan crispy.
Sebaliknya, tepung panir memiliki warna lebih cokelat. Tepung ini menghasilkan tekstur gorengan yang lembut dan sedikit berpasir, serta memberikan warna keemasan yang menarik pada hasil akhir.
Walaupun sama-sama berbahan dasar roti, terdapat perbedaan mendasar antara keduanya. Tepung roti dihasilkan dari bagian tengah roti yang digiling hingga menjadi butiran halus berukuran besar. Sedangkan tepung panir dibuat dari pinggiran roti yang telah dikeringkan, kemudian digiling halus dengan ukuran butiran yang lebih kecil dibandingkan tepung roti.
Perbedaan proses pembuatan juga mempengaruhi tekstur kedua jenis tepung ini. Tepung panir melalui proses penggilingan lebih halus dibandingkan tepung roti. Oleh karena itu, tepung panir memiliki tekstur lebih lembut, sedangkan tepung roti memiliki tekstur kasar dan tajam.
Ketika digunakan sebagai balutan makanan, tepung roti menghasilkan tekstur gorengan yang lebih renyah. Tepung ini banyak digunakan oleh mereka yang menginginkan sensasi makanan yang lebih crispy. Sementara itu, tepung panir lebih cocok bagi Anda yang menginginkan hasil gorengan yang tidak terlalu berminyak.
Dari segi harga, tepung panir memiliki harga yang cenderung lebih terjangkau dibandingkan tepung roti. Sehingga, perbedaan harga ini bisa menjadi pertimbangan penting, terutama bagi Anda yang menjalankan usaha kuliner dalam skala besar.
Tepung roti memiliki rasa yang netral, sehingga fleksibel digunakan untuk berbagai jenis hidangan, baik gurih maupun manis. Beberapa contoh penggunaannya antara lain seperti tempura, seafood, katsu ayam, nugget pisang
Di sisi lain, tepung panir lebih sering digunakan untuk membalut gorengan seperti risoles, kroket, pisang pasir, taburan pada pastel tutup, dan campuran adonan rolade.
Dengan memahami perbedaan antara tepung roti dan tepung panir, Anda dapat menentukan pilihan yang pas sesuai dengan jenis masakan yang ingin Anda buat. Selamat mencoba!
Baca Juga: Apa Perbedaan Tepung Beras, Tepung Tapioka, dan Tepung Ketan?
Saat mengingat masa sekolah dulu di SD, pasti teringat banyak pedagang kaki lima yang menjajakan berbagai makanan enak di depan sekolah. Namun, saat ini semakin jarang ditemui, hal...
527 Dilihat |
Category Article 1
Suasana sejuk selama musim hujan seringkali mengundang keinginan untuk menikmati camilan yang lezat. Oleh karena itu, saat-saat seperti ini menjadi momen yang pas untuk menikmati b...
1540 Dilihat |
Category Article 1