Bukan Cuma Kapal Selam, Ini 5 Jenis Pempek yang Jarang Diketahui Tapi Rasanya Juara

Bicara soal pempek, banyak orang hanya mengenal pempek varian kapal selam. Padahal, ragam pempek jauh lebih berwarna dan masing-masing jenis memiliki ciri serta penggemarnya sendiri.


Category Article 1

| 27 Views

Bukan Cuma Kapal Selam! Ini 5 Jenis Pempek yang Jarang Diketahui Tapi Rasanya Juara

Pempek merupakan salah satu kuliner khas Palembang yang reputasinya sudah meluas ke berbagai daerah di Indonesia. Popularitasnya tidak hanya bertahan di kota asalnya saja, tetapi juga merambah restoran, warung makan, hingga pedagang kaki lima di banyak kota.

Keistimewaan makanan ini terletak pada cara penyajiannya yang selalu ditemani kuah cuko dan potongan timun segar. Perpaduan tepung tapioka dan ikan dalam adonannya menghasilkan rasa gurih yang sangat khas. Tak mengherankan jika pempek digemari oleh berbagai usia, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Bicara soal pempek, banyak orang hanya mengenal pempek kapal selam sebagai ikon utamanya. Padahal, ragam pempek jauh lebih berwarna dan masing-masing jenis memiliki ciri serta penggemarnya sendiri.

Untuk memperkaya wawasan kuliner, berikut lima jenis pempek selain kapal selam yang jarang tersedia di pasaran, tetapi memiliki rasa yang tidak kalah istimewa.

5 Jenis Pempek Selain Kapal Selam yang Jarang Diketahui

1. Pempek Pistel

Salah satu varian yang menawarkan rasa unik adalah pempek pistel. Sekilas menyerupai pempek telur, tetapi bagian dalamnya berisi tumisan pepaya muda parut yang dimasak bersama santan dan udang kering. Gurihnya adonan pempek berpadu dengan isian yang aromatik membuat varian ini memiliki karakter rasa yang benar-benar berbeda.

2. Pempek Crispy

Tren pempek kekinian melahirkan pempek crispy, yakni pempek yang melalui proses penggorengan dua kali sehingga bagian luarnya menjadi ekstra renyah. Meski kulitnya garing, tekstur bagian dalam tetap lembut dan gurih. Disajikan dengan cuko manis, pempek crispy menjadi favorit anak-anak maupun pencinta sensasi kriuk.

3. Pempek Keriting

Varian ini mudah dikenali dari bentuknya yang menyerupai bola mie. Proses pembuatannya lebih menantang karena memerlukan pirikan, yaitu alat yang mirip saringan dengan pegangan di dua sisi. Selain untuk membentuk pempek keriting, pirikan juga digunakan untuk menghaluskan ikan pada adonan pempek atau tekwan. Kerumitan pembuatannya membuat jenis ini tidak banyak dijual.

4. Pempek Adaan

Sering disebut pempek bulat, pempek adaan dibuat dari adonan dasar yang diberi tambahan santan dan bawang. Berbeda dari jenis pempek yang harus direbus lebih dulu, pempek adaan bisa langsung digoreng. Hasilnya adalah pempek dengan tekstur padat di bagian dalam, renyah di luar, serta aroma bawang yang khas. Sangat cocok disajikan sebagai camilan gurih atau hidangan pelengkap di acara keluarga.

5. Pempek Tunu

Jenis yang satu ini tampil berbeda karena proses memasaknya dilakukan dengan cara dipanggang, bukan direbus lalu digoreng. Setelah matang, pempek tunu biasanya dibelah dan diberi campuran ebi, kecap manis, serta cabai rawit tumbuk. Banyak orang Palembang menilai pempek tunu sebagai “tolak ukur” kemampuan seseorang dalam membuat pempek. Tanpa bantuan minyak, aroma amis dari ikan dapat lebih mudah tercium jika proses pengolahan tidak tepat.

Itulah lima varian pempek yang jarang diketahui tetapi tetap menawarkan cita rasa yang menggugah selera. Mungkin salah satunya bisa menjadi camilan favorit Anda berikutnya.

 

FAQ

1. Apa perbedaan pempek adaan dan lenjer?

Cara membedakannya dapat dilihat dari bentuk. Pempek lenjer memiliki bentuk panjang menyerupai silinder, sedangkan pempek adaan berbentuk bulat sempurna.

2. Apa itu cuko?

Cuko adalah saus khas pempek yang terbuat dari campuran asam jawa, gula, bawang putih, serta cabai. Rasanya manis, asam, pedas, dan memiliki aroma bawang yang kuat.

3. Kenapa cuko pempek bisa terasa pahit?

Rasa pahit biasanya muncul karena gula merah atau gula aren yang digunakan gosong saat dimasak, atau karena proses memasak dilakukan terlalu lama dengan api besar. Gunakan gula berkualitas baik, masak dengan api sedang, dan hentikan pemanasan setelah gula larut untuk menjaga rasa tetap seimbang.

All Articles


Article Categories

Leave a Review


Other Articles


7 Kuliner Khas Tasikmalaya yang Sering Jadi Incaran Wisatawan, Sudah Pernah Coba

Bagi Anda yang tengah merencanakan liburan ke Tasikmalaya, jangan lewatkan kesempatan untuk mencicipi 7 kuliner khas Tasikmalaya paling populer dan banyak diburu wisatawan berikut ...

671 Views |


Category Article 1

Jajanan dan Makanan Legendaris Khas Tradisional Solo Yang Wajib Kamu Coba di 2024

Indonesia terkenal dengan kekayaan kulinernya yang beragam di setiap daerah. Tak terkecuali kota Solo di Jawa Tengah, yang menawarkan surga bagi para pecinta makanan. Beragam hidan...

314 Views |


Category Article 1