Jangan Dianggap Sama, Ini Perbedaan Soda Kue dan Baking Powder

Banyak yang mengira jika soda kue dan baking powder itu sama, padahal sebenarnya keduanya memiliki perbedaan yang cukup mendasar.


Category Article 1

| 965 次观看

Jangan Dianggap Sama, Ini Perbedaan Soda Kue dan Baking Powder

Meskipun sekilas tampak sama, soda kue dan baking powder sebenarnya memiliki perbedaan yang cukup mendasar, yang seringkali tidak disadari oleh banyak orang. Kedua bahan ini memang biasa digunakan saat membuat kue, terutama untuk membantu adonan agar dapat mengembang dengan sempurna.

Dengan pemahaman yang tepat mengenai masing-masing bahan ini akan membantu Anda menghasilkan kue yang sesuai dengan keinginan, baik dari segi tekstur maupun rasa. Lantas, apa saja perbedaan antara soda kue dan baking powder? 

Yuk, simak penjelasan lengkapnya berikut ini!

Apa itu Soda Kue?

Soda kue yang juga dikenal dengan istilah baking soda, merupakan bahan pengembang adonan berbasis reaksi kimia. Ketika ditambahkan ke dalam adonan, soda kue akan melepaskan gas karbon dioksida. Gas ini kemudian membentuk gelembung-gelembung udara di dalam adonan. Sehingga, inilah yang menyebabkan volume adonan meningkat dan teksturnya menjadi lebih ringan serta mengembang.

Bagi Anda yang belum tahu, Soda kue ini memiliki sifat alkali. Artinya, bahan ini akan bereaksi secara optimal ketika dikombinasikan dengan bahan-bahan yang bersifat asam, seperti cuka, sour cream, buttermilk, air perasan jeruk atau lemon, yogurt, maupun madu. 

Reaksi ini sangat penting untuk menghasilkan pengembangan adonan yang maksimal. Sebaliknya, jika tidak ada bahan yang bersifat asam, soda kue tidak akan aktif dan adonan tidak akan mengembang.

Apa itu Baking Powder?

Baking powder adalah bahan pengembang yang berperan penting dalam proses pembuatan berbagai produk roti dan kue. Secara umum, baking powder terdiri dari campuran sodium bikarbonat (baking soda), zat asam, dan bahan tambahan lainnya seperti pati. 

Kombinasi bahan-bahan tersebut membuat baking powder memiliki karakteristik rasa yang sedikit asam. Fungsi utama baking powder adalah untuk menghasilkan gas karbon dioksida ketika bereaksi dengan cairan dan panas, sehingga mampu membuat adonan mengembang dan menghasilkan tekstur yang ringan serta berpori.

Cara Mudah Membedakan Baking Soda dan Baking Powder

Meskipun keduanya sering dianggap sama, baking soda dan baking powder memiliki perbedaan mendasar dari segi kegunaan, rasa, kandungan bahan, hingga sifat kimianya. Berikut ini penjelasan lengkap mengenai perbedaan antara baking soda dan baking powder.

1. Kegunaan

Dari sisi kegunaan, baking soda dan baking powder memiliki fungsi yang berbeda. Baking soda digunakan dalam resep yang mengandung bahan-bahan bersifat asam, seperti bubuk kakao alami, buttermilk, atau yogurt. Makanya, ketika baking soda bercampur dengan bahan asam dalam adonan, reaksi kimia menghasilkan gas karbon dioksida yang membantu adonan mengembang saat dipanggang.

Sebaliknya, baking powder merupakan bahan pengembang yang sudah mengandung komponen asam dan basa di dalamnya, seperti natrium bikarbonat, tepung jagung, dan krim tartar. Itulah sebabnya, baking powder biasa digunakan untuk adonan kue yang tidak mengandung bahan asam tambahan.

2. Rasa yang Dihasilkan

Adonan kue yang menggunakan baking soda cenderung memiliki rasa pahit jika Anda menakarnya kebanyakan. Oleh karena itu, penting untuk menggunakan baking soda sesuai resep agar rasa kue tetap seimbang. 

Sementara itu, baking powder tidak memberikan rasa pahit pada adonan, bahkan ketika digunakan dalam takaran yang lebih banyak. Hal ini disebabkan karena baking powder sudah mengandung komponen asam yang membuatnya lebih stabil dan netral dalam adonan.

3. Kandungan Bahan 

Baking soda dan baking powder memiliki komposisi yang berbeda. Baking soda murni terdiri dari 100% natrium bikarbonat, yaitu sejenis garam alkali yang akan bereaksi dengan bahan asam untuk menghasilkan karbon dioksida.

Di sisi lain, baking powder adalah campuran natrium bikarbonat dengan satu atau lebih bahan asam (seperti krim tartar) dan tepung jagung sebagai bahan penstabil. 

4. Sifat Kimianya

Baking soda akan langsung bereaksi setelah bercampur dengan bahan asam dalam adonan. Oleh karena itu, adonan yang menggunakan baking soda harus segera dipanggang. Jika dibiarkan terlalu lama sebelum dipanggang, adonan bisa kehilangan gas karbon dioksida, sehingga kue menjadi kempes, bantat, dan kurang mengembang.

Sedangkan baking powder, terutama jenis double-acting baking powder, memiliki reaksi bertahap. Baking powder akan mulai bereaksi saat terkena cairan, lalu kembali bereaksi saat dipanaskan dalam oven. Hal ini memberikan fleksibilitas waktu lebih lama sebelum adonan perlu dipanggang.

Dengan memahami perbedaan antara baking soda dan baking powder, ini menjadi hal penting dalam membuat kue. Ketika Anda tahu kapan menggunakan soda kue dan kapan harus memilih baking powder, Anda bisa menciptakan kue yang lebih lezat dan pastinya memuaskan.

Baca Juga: Perbedaan Gula Aren dan Gula Jawa Yang Harus Kamu Ketahui

其他文章


Sering Keliru, Ini Bedanya Margarin dan Mentega yang Penting Diketahui

Margarin dan mentega memang sering terlihat mirip, tapi sebenarnya keduanya punya perbedaan cukup signifikan...

255 次观看 |


Category Article 1

5 Cara Mudah Menakar Bahan Makanan yang Benar

Bagi para pecinta masak, timbangan dapur bagaikan sahabat karib. Tapi, gimana kalau belum punya timbangan? Tenang, ada banyak cara lho untuk menakar bahan makanan dengan tepat, ses...

198 次观看 |


Category Article 1