Jangan Salah, Cah Kangkung dan Tumis Kangkung Ternyata Beda

Meskipun terlihat serupa, keduanya memiliki perbedaan mendasar, mulai dari bumbu yang digunakan hingga teknik memasaknya.


Category Article 1

| 1770 Views

Jangan Salah, Cah Kangkung dan Tumis Kangkung Ternyata Beda!

Kangkung merupakan salah satu sayuran hijau yang sangat populer di Indonesia dan sering dijadikan menu pendamping nasi. Cara memasaknya pun beragam, namun dua yang paling umum adalah tumis kangkung dan cah kangkung. Meski terlihat serupa, ternyata kedua sajian ini memiliki perbedaan mendasar yang sering tidak disadari oleh banyak orang.

Banyak orang mengira bahwa cah kangkung dan tumis kangkung hanyalah dua istilah berbeda untuk menu yang sama. Apalagi jika dilihat sekilas dari tampilannya, keduanya sama-sama berupa olahan kangkung dengan bumbu yang menggugah selera. Tidak heran jika sebagian besar orang tidak menyadari bahwa ada perbedaan yang cukup signifikan di antara keduanya.

Perbedaan tersebut terletak pada teknik memasak, penggunaan bumbu, serta hasil akhir dari tekstur dan cita rasa masakannya. Oleh karena itu, penting untuk memahami perbedaan ini agar Anda tidak salah saat memesan atau memasak di rumah.

Lalu, apa yang membedakan tumis kangkung dan cah kangkung? Simak penjelasan lengkapnya dalam artikel berikut ini!

Perbedaan Cah Kangkung dan Tumis Kangkung

Meskipun terlihat serupa, keduanya memiliki perbedaan mendasar, mulai dari bumbu yang digunakan hingga teknik memasaknya. Berikut cara membedakan cah kangkung dan tumis kangkung yang perlu Anda ketahui.

1. Komposisi Bumbu yang Digunakan

Salah satu perbedaan paling mencolok antara cah kangkung dan tumis kangkung terletak pada jenis bumbu yang digunakan. Pada tumis kangkung, bumbu utama terdiri dari bawang merah, bawang putih, dan cabai rawit, sehingga cita rasa yang dihasilkan cenderung pedas dan menggugah selera. 

Di sisi lain, cah kangkung biasanya hanya menggunakan bawang putih dan jahe sebagai bumbu dasar, tanpa tambahan cabai. Alhasil, rasa cah kangkung terasa lebih ringan, segar, dan tidak terlalu pedas, cocok bagi Anda yang tidak menyukai makanan pedas.

2. Jenis Minyak yang Dipakai

Minyak juga menjadi pembeda penting dalam proses pengolahan kedua jenis masakan ini. Tumis kangkung umumnya menggunakan minyak goreng biasa atau minyak sayur, bahkan terkadang ditambahkan margarin untuk memberikan aroma dan rasa gurih yang lebih kaya. 

Sementara itu, pada cah kangkung, selain menggunakan minyak sayur, juga ditambahkan minyak wijen. Minyak wijen inilah yang memberikan sentuhan khas pada aroma dan rasa cah kangkung, menjadikannya lebih otentik dan beraroma oriental.

3. Penggunaan Saus dan Penyedap Rasa

Dalam resep tumis kangkung, biasanya tidak menggunakan saus khusus. Cita rasa hanya ditonjolkan melalui gula, garam, dan penyedap rasa secukupnya. Namun seiring berkembangnya kreasi masakan, kini banyak resep tumis kangkung yang turut menambahkan saus tiram agar rasa tumisan menjadi lebih kaya dan gurih. 

Sebaliknya, cah kangkung hampir selalu menggunakan berbagai jenis saus, seperti saus tiram, kecap asin, kecap ikan, hingga kecap inggris. Kombinasi saus-saus tersebut menciptakan rasa yang lebih kompleks, cocok disandingkan dengan hidangan bergaya Chinese food lainnya.

Itulah tiga perbedaan utama antara tumis kangkung dan cah kangkung yang perlu Anda ketahui sebelum memilih menu favorit. Keduanya sama-sama lezat dan menyehatkan, namun memiliki karakter rasa yang berbeda. 

Jadi, Anda lebih suka tumis kangkung atau yang cah kangkung? Selamat mencoba dan jangan lupa sesuaikan dengan selera keluarga!

Baca Juga: Jangan Dianggap Sama, Ini Perbedaan Soda Kue dan Baking Powder

All Articles


Article Categories

Leave a Review


Other Articles


Resep Mango Sticky Rice Simple, Cuma Butuh 4 Langkah

Hidangan ini terdiri dari ketan putih yang disajikan bersama potongan mangga matang dan siraman saus santan kental....

422 Views |


Category Article 1

Tepung Ketan Rose Brand

Rose Brand, Produsen Tepung Beras Terbaik di Indonesia

Dalam dunia kuliner, tekstur tepung beras Rose Brand dikenal memiliki tekstur lebih halus, mudah menyatu dengan adonan, dan menghasilkan kue yang lembut serta tidak mudah pecah. ...

67 Views |


Category Article 1