Jangan Salah, Ini Dia Bedanya Soun dan Bihun yang Sering Dianggap Sama

Perbedaan bihun dan soun tidak hanya terletak pada tekstur dan rasa, tetapi juga bahan dasar pembuatannya.


Category Article 1

Bihun Instan Rose Brand

| 437 次观看

Jangan Salah! Ini Dia Bedanya Soun dan Bihun yang Sering Dianggap Sama

Kalau Anda sering makan bakso atau soto ayam, pasti familiar dengan mie putih yang biasanya jadi pelengkapnya. Nah, mi putih tersebut umumnya adalah bihun atau soun. Keduanya sekilas tampak mirip, sama-sama berwarna putih dan bentuknya kecil memanjang. Tapi, tahukah Anda jika anggapan itu belum tentu benar!

Faktanya, tak sedikit penjual bakso atau soto yang justru menggunakan soun sebagai pelengkapnya. Sekilas, bentuk dan warnanya memang terlihat sangat mirip, sama-sama putih, kering, tipis, dan memanjang. Inilah yang sering membuat kita terkecoh. Padahal, soun dan bihun adalah dua jenis mie yang berbeda, mulai dari bahan dasar hingga karakteristiknya setelah dimasak.

Nah, agar Anda tidak salah menyebut saat menikmati makanan favorit, penting untuk mengetahui ciri khas dari bihun dan soun. Perbedaan keduanya tidak hanya terletak pada tekstur dan rasa, tetapi juga bahan dasar pembuatannya. Informasi ini bisa sangat bermanfaat, apalagi jika Anda hobi masak atau sedang belajar mengenal berbagai jenis bahan makanan.

Yuk, simak perbedaan lengkap antara bihun dan soun dalam artikel ini agar tidak tertukar lagi!

Apa Perbedaan Bihun dan Sohun ? Ini Penjelasannya

Selain perbedaan bahan baku, cara memasak dan penggunaannya dalam berbagai hidangan juga berbeda sehingga menjadikan setiap jenis mie ini unik dalam cita rasa dan cara penyajian. Berikut ini adalah beberapa beda bihun dan sohun.

1. Bahan Baku yang Berbeda

Perbedaan pertama antara bihun dan sohun terletak pada bahan pembuatnya.
Bihun dibuat dari tepung beras dan air. Sementara itu, soun terbuat dari pati kacang hijau, tepung singkong, atau tepung kentang. Karena itulah, soun memiliki karakteristik yang berbeda dari bihun meski sama-sama digunakan sebagai bahan mie.

2. Tekstur Kering dan Matang

Jika berbicara tentang tekstur, bihun dan soun juga memiliki perbedaan yang cukup jelas. 

Bihun dalam keadaan kering cenderung rapuh dan mudah patah. Namun setelah dimasak, bihun menjadi lebih lembut dan kenyal. Makanya cocok untuk tumisan, soto, atau pelengkap dalam sup.

Berbeda dengan bihun, soun terasa lebih kuat dan elastis saat kering. Setelah dimasak, teksturnya berubah menjadi lebih tebal, licin, dan transparan, dengan sensasi kenyal yang khas. Namun, soun yang dimasak terlalu lama bisa menjadi terlalu lembek dan mudah putus.

3. Rasa dan Tampilan Warna

Dari segi rasa, perbedaan antara bihun dan sohun memang tidak terlalu mencolok, namun tetap bisa dibedakan.

Bihun biasanya memiliki rasa yang sedikit lebih gurih, terlebih saat dimasak dengan bumbu yang kaya. Di sisi lain, sohun memiliki rasa yang netral, sehingga mudah menyerap bumbu dan cocok dipadukan dengan aneka hidangan berkuah seperti sukiyaki.

Warna keduanya juga berbeda. Bihun memiliki warna putih kusam hingga kekuningan, sedangkan sohun tampil dengan warna putih bening yang akan berubah menjadi transparan setelah dimasak.

4. Cara Memasak Bihun dan Sohun

Baik bihun maupun sohun sama-sama perlu direndam sebelum dimasak agar lebih lunak dan mudah diolah. Namun, waktu dan teknik perendamannya berbeda.

Bihun cukup direndam dalam air hangat selama 3–5 menit sebelum ditumis atau dimasak dalam kuah. Adapun soun membutuhkan waktu perendaman lebih lama, sekitar 7 menit, dan cenderung menjadi lengket setelah direndam. 

Untuk menghindari soun yang menempel satu sama lain, kamu bisa merendamnya dengan air dingin atau menambahkan sedikit minyak goreng setelah perendaman agar tidak saling menempel saat dimasak.

Ide Resep Masakan Bihun Goreng yang Nikmat

Setelah memahami perbedaan antara bihun dan sohun, kini saatnya Anda mencoba berbagai olahan lezat dari bihun. Salah satu resep yang bisa Anda coba adalah Bihun Goreng Jawa, yang terkenal dengan cita rasa gurih manis khasnya.

1. Bihun Goreng Jawa

Bahan-bahan:

  • 1 papan Bihun Rose Brand, rendam dalam air panas hingga lunak, lalu tiriskan
  • 2 butir Telur ayam, kocok lepas
  • 5 butir Bakso sapi, iris tipis
  • Sayuran seperti Wortel, Sawi, dan Kol secukupnya, iris tipis sesuai selera

Bumbu Saus:

  • 2 sendok makan Saus Tiram
  • 2 sendok makan Kecap Manis
  • Garam secukupnya

Bumbu Halus:

  • 3 siung Bawang putih
  • 5 siung Bawang merah
  • 2 butir Kemiri, sangrai terlebih dahulu
  • ¼  sdt Merica bubuk

Cara Membuat Bihun Goreng Jawa:

  1. Panaskan sedikit Minyak Goreng Rose Brand, lalu tumis bumbu halus hingga harum dan matang.
  2. Tambahkan irisan bakso, tumis hingga berubah warna dan matang merata.
  3. Tambahkan wortel, sawi, dan kol. Aduk rata dan masak hingga layu.
  4. Geser bahan ke pinggir wajan, tuang telur kocok ke sisi kosong. Tunggu hingga setengah matang lalu orak-arik dan campur dengan bahan lain.
  5. Masukkan saus tiram, kecap manis, dan garam. Aduk hingga bumbu tercampur rata.
  6. Gunting bihun agar tidak terlalu panjang, lalu masukkan ke dalam wajan. Aduk rata hingga bumbu meresap dan tekstur bihun tidak terlalu basah.
  7. Koreksi rasa, jika sudah pas dan bihun matang sempurna, angkat dan sajikan. Taburi dengan bawang goreng agar lebih nikmat.

Nah, itu tadi perbedaan bihun dan soun yang perlu Anda ketahui. Selain itu, Anda juga bisa mencoba resep bihun yang lezat dan mudah dibuat di atas. Selamat mencoba!

Baca Juga: Resep Ayam Mentega ala Restoran, Bumbunya Meresap Sempurna!

其他文章


Cara Membuat Kacang Sembunyi dari Kulit Pangsit, Cemilan Jadul Favorit Keluarga

Camilan tradisional ini terbuat dari kulit pangsit yang dibalut kacang tanah, lalu digoreng dengan gula hingga menghasilkan rasa manis yang renyah....

182 次观看 |


Category Article 1

Rahasia Bikin Gorengan Renyah dan Tahan Lama

Bukan rahasia lagi bahwa gorengan merupakan salah satu camilan favorit di kalangan masyarakat Indonesia. Meskipun banyak dijual di berbagai tempat, membuat gorengan sendiri di ruma...

7088 次观看 |


Category Article 1