Saat Anda pergi ke toko perabot untuk mencari wajan, Anda akan menemui berbagai macam pilihan wajan yang bisa membuat Anda bingung untuk memilih. Namun, penting bagi Anda untuk mengetahui bahwa wajan yang digunakan dalam memasak sebenarnya memiliki beragam jenis dan memerlukan perawatan yang berbeda pula.
Category Article 1
| 644 Views
Saat Anda pergi ke toko perabot untuk mencari wajan, Anda akan menemui berbagai macam pilihan wajan yang bisa membuat Anda bingung untuk memilih. Namun, penting bagi Anda untuk mengetahui bahwa wajan yang digunakan dalam memasak sebenarnya memiliki beragam jenis dan memerlukan perawatan yang berbeda pula.
Jika Anda tidak merawat wajan dengan baik, bahkan sampai tergores, makanan yang Anda masak akan lebih mudah menempel pada permukaan wajan dan zat-zat dari lapisan wajan dapat bercampur dengan makanan tersebut. Tentu saja, hal ini dapat membahayakan kesehatan Anda. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk mengenal jenis-jenis wajan yang ada serta cara terbaik untuk merawatnya. Ayo, mari kita simak penjelasannya berikut ini.
Berikut empat jenis wajan yang perlu kamu ketahui beserta keunggulan dari masing-masing jenisnya. Di antaranya yaitu:
Wajan alumunium adalah salah satu peralatan dapur yang sering digunakan oleh banyak orang. Selain harganya yang terjangkau, wajan ini juga ringan saat digunakan. Salah satu keunggulannya adalah kemampuannya yang luar biasa dalam menghantarkan panas. Namun, ada beberapa kekurangan yang perlu diperhatikan, seperti mudah penyok, cepat kotor, dan dapat menimbulkan bau yang tidak sedap.
Wajan stainless steel sering dipilih karena harganya yang terjangkau. Meskipun sedikit lebih berat dibandingkan dengan alumunium, bahan ini memiliki beberapa kekurangan dalam menghantarkan panas dengan baik. Namun, kelebihannya adalah tahan terhadap goresan dan mudah dibersihkan.
Walaupun harganya cukup mahal, wajan teflon memiliki keunggulan anti lengket. Hal ini membuat makanan basah tidak menempel satu sama lain dengan mudah. Namun, karena wajan teflon rentan tergores, disarankan untuk menggunakan spatula berbahan silikon atau kayu saat mengaduk makanan. Hindarilah penggunaan spatula berbahan logam atau stainless steel yang dapat merusak lapisan anti lengket pada wajan.
Seperti halnya wajan teflon, makanan yang dimasak dengan wajan keramik cenderung tidak lengket. Untuk hasil terbaik, disarankan menggunakan api kecil atau sedang ketika memasak dengan wajan ini. Penting juga untuk menghindari penggunaan suhu tinggi yang dapat merusak permukaan wajan keramik tersebut.
Apabila Anda tidak menjaga wajan dengan baik setelah digunakan, maka wajan dapat mengalami kerusakan dengan cepat. Anda akan mengeluarkan biaya yang lebih besar apabila sering kali harus mengganti wajan. Untuk itu, mari simak penjelasan berikut mengenai tips merawat wajan agar lebih terjaga dengan baik.
Sebelum Anda mulai menggunakan wajan baru, penting untuk memahami bahwa lapisan anti-lengketnya belum aman untuk memasak makanan yang akan Anda konsumsi. Untuk itu, Anda dapat melapisi wajan dengan sedikit minyak terlebih dahulu. Biarkan minyak merata di seluruh permukaan wajan dan biarkan mengering. Dengan melakukan ini, wajan akan menjadi aman digunakan dan tetap awet dalam jangka waktu yang lama.
Kadangkala, lapisan pada wajan dapat menimbulkan aroma yang khas pada hidangan. Tentu saja, hal ini dapat mengurangi selera makan bagi mereka yang memakannya. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk merawat wajan dengan tepat.
Anda dapat mencoba mengatasi aroma tak sedap pada wajan dengan cara menumis bawang. Cukup tumis bawang hingga kecokelatan di atas wajan tersebut, sehingga aroma yang tidak diinginkan dapat hilang dengan sempurna.
Setelah Anda menggunakan wajan, sebaiknya Anda membiarkannya didiamkan terlebih dahulu sebelum membersihkannya. Proses pembersihan wajan ini disarankan dilakukan dengan menggunakan spons yang lembut. Hal ini penting agar wajan tetap berfungsi dengan baik dan tidak mengalami kerusakan saat dibersihkan menggunakan spons.
Bagi Anda yang menghadapi kesulitan dalam membersihkan wajan yang terdapat noda membandel, ada beberapa informasi yang perlu Anda perhatikan. Meskipun noda tersebut sulit untuk dihilangkan, hindarilah penggunaan kawat untuk membersihkan wajan. Menggunakan kawat dapat merusak permukaan wajan dan mengurangi kinerjanya. Sebagai alternatif yang lebih baik, Anda dapat merendam wajan dalam air selama beberapa waktu terlebih dahulu. Setelah itu, Anda bisa membersihkan noda membandel dengan menggunakan spons yang lembut.
Selain mengikuti langkah-langkah di atas, penting juga untuk membaca petunjuk penggunaan wajan terlebih dahulu. Setiap merek wajan mungkin memiliki rekomendasi perawatan yang berbeda, jadi pastikan untuk memahaminya dengan baik.
Inilah berbagai jenis wajan beserta tips perawatannya yang penting untuk Anda ketahui. Dengan memahami penjelasan di atas, Anda dapat menghemat biaya dengan tidak perlu membeli wajan baru atau khawatir wajan cepat rusak, karena Anda telah menerapkan cara merawatnya dengan benar.
Baca juga 6 Alat Yang Wajib Ada di Dapur Untuk Mempermudah Membuat Kue
Berbuka puasa saat bulan Ramadhan adalah momen yang ditunggu-tunggu oleh banyak orang. Namun, jangan sampai keasyikan menyantap hidangan di meja makan membuat kita lupa pentingnya ...
565 Views |
Category Article 1
Selain memberikan rasa manis dan aroma yang sedap, kayu manis juga memiliki banyak fungsi yang dapat meningkatkan kualitas masakan Anda....
1328 Views |
Category Article 1