Margarin dan mentega memang sering terlihat mirip, tapi sebenarnya keduanya punya perbedaan cukup signifikan
Category Article 1
| 256 Dilihat
Masih bingung membedakan mentega dan margarin? Tenang, Anda tidak sendiri. Banyak orang mengira keduanya sama, padahal secara bahan, rasa, hingga fungsi, mentega dan margarin sangat berbeda.
Keduanya memang sering digunakan dalam berbagai resep, terutama kue dan makanan manis. Namun, penting untuk memahami bahwa mentega dan margarin memiliki karakteristik serta peran yang berbeda dalam proses memasak maupun memanggang.
Sebelum memutuskan mana yang akan digunakan, ada baiknya Anda mengetahui perbedaan mendasar antara keduanya. Dengan begitu, hasil masakan pun bisa lebih maksimal dan sesuai dengan yang diharapkan.
Yuk, simak penjelasan lengkapnya di artikel ini sampai tuntas. Jangan sampai salah pilih bahan karena kurang informasi!
Margarin dan mentega memang sering terlihat mirip, tapi sebenarnya keduanya punya perbedaan cukup signifikan, mulai dari warna, bahan dasar, hingga cara penggunaannya di dapur.
Kalau dilihat sekilas, warna mentega dan margarin memang mirip, tapi sebenarnya ada bedanya. Mentega biasanya berwarna kuning pucat, sedangkan margarin punya warna kuning yang lebih pekat. Dari segi tekstur, mentega terasa lebih lembut dan mudah meleleh pada suhu ruang, sementara margarin cenderung lebih padat dan tidak cepat mencair.
Mentega dibuat dari krim susu yang dipisahkan melalui proses pengendapan, lalu diaduk hingga menghasilkan butiran lemak. Proses ini memisahkan air dan membentuk adonan mentega yang semi padat.
Sementara itu, margarin dibuat dari minyak nabati, seperti minyak kelapa sawit yang diubah menjadi bentuk padat lewat proses hidrogenasi atau interesterifikasi. Metode ini bertujuan untuk menciptakan tekstur yang mirip mentega, tapi tanpa menggunakan bahan hewani.
Perbedaan bahan baku adalah poin utama yang membedakan margarin dan mentega. Adapun mentega berasal dari lemak hewani, khususnya susu sapi, meski bisa juga dibuat dari susu kambing atau domba. Sedangkan margarin berasal dari lemak nabati, seperti minyak kelapa sawit, jagung, atau kedelai.
Jadi, buat Anda yang sedang mencari alternatif nabati atau ingin memasak tanpa bahan hewani, margarin bisa jadi pilihan yang tepat.
Kalau soal rasa, mentega punya aroma susu yang khas dan rasa yang lebih gurih, sehingga sering dipilih untuk memberi cita rasa lebih pada masakan. Sebaliknya, margarin tidak memiliki aroma mencolok dan rasanya cenderung netral. Hal ini membuat margarin fleksibel untuk berbagai jenis olahan.
Dari luar, margarin dan mentega terlihat hampir sama. Tapi soal penyimpanan, keduanya punya perlakuan yang berbeda. Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah, lebih tahan lama mana, margarin atau mentega, jika disimpan di suhu ruang? Jawabannya adalah margarin.
Mengapa demikian? Margarin memiliki tekstur yang lebih padat dan stabil, sehingga tidak mudah mencair meski diletakkan di luar kulkas. Rata-rata, margarin baru akan meleleh jika terkena suhu sekitar 35°C, menjadikannya lebih tahan lama di suhu ruang.
Dan sebaliknya, mentega lebih sensitif terhadap suhu. Mentega mulai mencair di suhu di bawah 30°C dan jika terlalu lama berada di udara terbuka, teksturnya akan lumer dan bisa mengeluarkan aroma tengik. Jika sudah demikian, mentega tidak lagi layak dikonsumsi.
Perbedaan margarin dan mentega yang terakhir adalah dari segi kegunaan dalam dunia baking dan masak-memasak. Pasalnya, margarin dan mentega punya peran yang berbeda dan keduanya sama-sama penting.
Jika Anda ingin membuat kue basah seperti bolu atau cake, margarin lebih cocok digunakan. Karena, kandungan air yang lebih tinggi membuat adonan jadi lebih ringan dan mengembang sempurna. Selain itu, margarin juga pas dijadikan olesan roti atau sebagai pengganti mentega untuk menumis.
Di sisi lain, mentega lebih dominan dalam urusan rasa. Mentega memberikan aroma dan cita rasa khas yang gurih. Sehingga sangat cocok untuk membuat kue kering, cookies, atau untuk memanggang steak dan menumis sayuran. Hasil masakan pun jadi lebih kaya rasa dan bertekstur renyah.
Itulah penjelasan seputar perbedaan antara margarin dan mentega yang penting untuk diketahui. Setelah menyimak ulasan di atas, kini Anda tentu sudah bisa membedakan mana yang lebih sesuai dengan kebutuhan bukan?
Baca Juga: Berikut 10 Istilah Takaran Masakan dalam Bahasa Inggris
Berikut adalah sepuluh kuliner paling enak dari Cirebon yang Rose Kuliner rangkum dan wajib Anda cicipi saat berkunjung ke kota ini....
764 Dilihat |
Category Article 1
Dalam tradisi pernikahan adat Jawa, jajanan hantaran memiliki makna yang mendalam. Berikut beberapa jenis jajanan yang wajib ada di hantaran pernikahan adat Jawa, 1. Wajik, 2. Lapi...
11578 Dilihat |
Category Article 1