Jika Anda berencana untuk membuat olahan menggunakan tepung beras, penting bagi Anda untuk mengetahui berbagai hal yang berguna sebelumnya. Mulai dari manfaatnya, cara menyimpan yang tepat, hingga cara mengolahnya dengan baik.
Category Article 1
| 6749 Views
Jika Anda berencana untuk membuat olahan menggunakan tepung beras, penting bagi Anda untuk mengetahui berbagai hal yang berguna sebelumnya. Mulai dari manfaatnya, cara menyimpan yang tepat, hingga cara mengolahnya dengan baik.
Tepung beras yang kita kenal memiliki warna putih dan dibuat dari beras yang dihaluskan. Jenis tepung ini termasuk dalam kategori gluten free atau bebas gluten. Biasanya, tepung beras digunakan untuk membuat berbagai camilan tradisional yang lezat, seperti kue lapis, kembang goyang, nagasari, kue talam, rempeyek, surabi, dan sebagai pelapis gorengan agar hasilnya lebih renyah. Selain itu, tepung beras juga sering digunakan sebagai bahan dasar dalam pembuatan bihun.
Ketika ingin menggunakan tepung beras, pastikan untuk menghindari yang memiliki aroma tidak sedap atau terasa basi, walaupun tanggal kadaluarsa masih cukup lama. Sebelum memasak, perhatikan juga bahwa tepung tersebut sebaiknya memiliki aroma yang harum seperti beras alami dan berwarna putih yang bersih. Selain dapat diolah menjadi makanan lezat, tepung beras ini juga bisa kamu manfaatkan sebagai masker wajah untuk mendapatkan manfaat eksfoliasi. Eksfoliasi merupakan salah satu perawatan penting dalam menjaga kesehatan kulit. Dengan melakukan eksfoliasi, kulit mati pada area tertentu dapat terangkat dengan baik.
Caranya pun cukup mudah, kamu hanya perlu mencampurkan tepung beras dengan air hingga membentuk pasta. Kemudian, oleskan pasta tersebut pada wajah dan biarkan beberapa menit. Jika masker sudah mengering, bersihkan wajah dengan air. Kamu dapat melakukan perawatan sederhana ini secara rutin di rumah untuk mendapatkan manfaatnya secara maksimal.
Agar tepung beras yang kamu simpan tetap awet dan berkualitas, yuk ikuti langkah-langkah praktis berikut ini:
Ketika menyimpan tepung beras, jangan lupa untuk selalu menyimpannya secara terpisah. Jangan mencampurkan berbagai jenis tepung beras dalam satu wadah, karena ini bisa membuat tepung beras cepat rusak dan tak awet. Maka dari itu, gunakan tepung beras yang sudah lama terlebih dahulu sebelum membuka kemasan tepung beras yang baru.
Setelah membuka kemasan tepung beras, segera pindahkan sisa tepung ke dalam wadah yang rapat. Dengan begitu, tepung beras akan tetap segar dan terhindar dari serangga atau kelembaban. Jika wadah aslinya masih dapat ditutup dengan rapat, Anda juga bisa tetap menggunakan wadah tersebut.
Penting untuk menempatkan wadah penyimpanan tepung beras di tempat yang kering dan bersih. Hindari menyimpannya di tempat yang lembab atau kotor, karena hal ini dapat menyebabkan jamur dan serangga tumbuh dengan cepat. Selain itu, pastikan juga untuk menjauhkannya dari paparan sinar matahari secara langsung.
Jika ingin lebih memastikan kesegarannya, Anda bisa menyimpan tepung beras di dalam kulkas atau lemari es. Jika tidak akan menggunakan tepung beras dalam waktu dekat, simpanlah di dalam freezer untuk mencegah pertumbuhan kutu. Namun, jika Anda akan segera menggunakannya, letakkan di chiller dan jauhkan dari makanan basah dan berbau tajam.
Jangan lupa, meskipun tepung beras bisa tahan lama, tapi kualitasnya akan menurun kalau disimpan terlalu lama. Bukan hanya bau dan rasa yang bisa berubah, tapi juga bisa memengaruhi hasil masakan yang kamu buat. Jadi, lebih baik gunakan tepung beras dalam waktu 6 bulan setelah dibuka. Kalau sudah lewat dari batas itu, lebih baik buang tepung beras yang lama dan ganti dengan yang baru.
Tepung beras sering digunakan sebagai bahan utama dalam makanan tradisional seperti kue jajan pasar dan kue basah. Meskipun kue-kue tersebut dianggap klasik dan tanpa merek, camilan-camilan yang terbuat dari tepung beras ini tentu cocok untuk mengatasi rasa lapar.
Kue basah ini biasanya terbuat dari adonan tepung beras yang dicampur dengan santan dan gula, kemudian diisi dengan sepotong pisang. Nagasari kemudian dibungkus dengan daun pisang dan dikukus sehingga memiliki tekstur padat dan aroma yang harum saat dimakan.
Bubur sumsum juga merupakan salah satu olahan dari tepung beras, lho. Cara membuat bubur sumsum pun cukup mudah, hanya perlu dipanaskan dengan campuran santan.
Kue serabi juga menggunakan tepung beras sebagai bahan dasarnya, yang dicampur dengan santan. Biasanya, kue serabi solo dilengkapi dengan tambahan topping cokelat atau keju. Serabi dibuat dengan cara dipanggang menggunakan kuali kecil dari tanah liat yang dipanaskan dengan arang, sehingga menghasilkan aroma yang sedap.
Tepung beras tidak hanya digunakan untuk kue basah, tetapi juga untuk kreasi kue kering tradisional seperti kembang goyang. Kembang goyang memiliki aroma minyak wijen dan dihidangkan dalam dua varian rasa, manis dan gurih.
Sekarang, kamu telah memahami mengenai beragam manfaat, cara penyimpanan, serta teknik pengolahan makanan menggunakan tepung beras. Sudahkah ada rencana untuk berkreasi makanan menggunakan tepung beras? Selamat mencoba!
Baca juga 6 Manfaat Tepung Beras untuk Kesehatan
Berikut tujuh kuliner khas kota Bogor yang wajib kamu cicipi saat berkunjung kesana. 1. Soto Mie Bogor, 2. Toge Goreng, 3. Mie Glosor, 4. Roti Unyil, 5. Laksa Bogor, 6. Doclang, 7....
828 Views |
Category Article 1
Tepung Tapioka Rose Brand
Saus dan sup adalah elemen penting dalam banyak hidangan, memberikan rasa dan tekstur yang khas. Tepung Maizena adalah bahan yang sering digunakan dalam memasak untuk mengentalkan ...
822 Views |
Category Article 1