Daging sapi merupakan sumber makanan yang kaya akan gizi, namun kita harus berhati-hati karena daging sapi mudah ditumbuhi jamur atau bakteri, yang menyebabkannya mudah busuk. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk teliti saat membeli daging sapi. Jangan khawatir, berikut ini adalah cara-cara cerdas memilih daging sapi yang segar dan berkualitas. Yuk, simak tips berikut ini!
Category Article 1
| 624 Views
Daging sapi merupakan sumber makanan yang kaya akan gizi, namun kita harus berhati-hati karena daging sapi mudah ditumbuhi jamur atau bakteri, yang menyebabkannya mudah busuk. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk teliti saat membeli daging sapi. Jangan khawatir, berikut ini adalah cara-cara cerdas memilih daging sapi yang segar dan berkualitas. Yuk, simak tips berikut ini!
Mengonsumsi daging sapi segar memiliki manfaat besar untuk kesehatan kita. Selain memastikan zat gizi tetap terjaga, mengkonsumsi daging segar juga membantu menghindari risiko keracunan makanan dan infeksi bakteri. Untuk memastikan kamu mendapatkan daging sapi yang baik, berikut beberapa tips dalam memilihnya:
Cara pertama yang perlu anda perhatikan adalah warna daging saat hendak membeli. Daging sapi yang masih segar dan baru dipotong akan memiliki warna merah cerah, tidak kotor, dan mengkilap. Perubahan warna menjadi merah keunguan ketika terpapar oksigen masih tergolong normal dan aman untuk dikonsumsi. Oleh sebab itu, hindari daging dengan warna kecoklatan, karena itu bisa menjadi tanda bahwa daging sudah tidak segar lagi dan sebaiknya perlu anda hindari.
Kualitas daging sapi yang baik dapat dikenali dari teksturnya yang kenyal dan padat. Cara mudah untuk memeriksanya adalah dengan menekan permukaan daging secara lembut. Jika daging cepat kembali ke bentuk awalnya setelah ditekan, maka tandanya kualitasnya bagus.
Sebaliknya, daging dengan kualitas buruk akan terasa lembek dan mudah hancur saat ditekan. Daging yang sudah busuk juga akan terlihat berlendir dan lengket ketika dipegang, disebabkan oleh bakteri Leuconostoc spp dan Lactobacillus spp. Jika terdapat benang halus di permukaan daging, lebih baik hindari untuk menghindari risiko keracunan.
Selanjutnya, cobalah mencium aromanya. Daging sapi yang masih segar akan mengeluarkan aroma yang segar pula. Aroma segar ini biasanya dapat tercium dengan jelas, meskipun daging telah dibumbui dengan jeruk nipis, jahe, atau bumbu aromatik lainnya. Sebaliknya, jika daging mengeluarkan bau amis atau anyir yang tajam, itu menandakan daging tersebut sudah tidak segar lagi. Bau tersebut berasal dari pertumbuhan jamur dan bakteri, terutama dari kontaminasi bakteri B. thermosphacta dan Pseudomonas. Bau amis dan anyir sulit hilang meski menggunakan bumbu aromatik.
Sebelum memutuskan untuk membeli daging sapi, perhatikan juga kebersihan tempat penjualan. Tempat yang bersih dan bebas dari bau tak sedap akan mempengaruhi kualitas dan kebersihan daging yang akan kamu beli. Pastikan peralatan yang digunakan untuk menyajikan daging juga bersih dan tidak berbau.
Lebih baik lagi jika daging ditempatkan pada rak dinding atau digantung, daripada diletakkan di meja terbuka. Hindari membeli daging yang terpapar banyak lalat, karena bisa jadi lalat tersebut telah menaruh telur di sela-sela daging.
Dengan mengetahui cara memilih daging sapi yang baik, kamu dapat memastikan keselamatan dan kualitas bahan makanan untuk sajian spesial berbahan daging bagi keluarga tercinta. Selamat memasak!
Baca juga 5 Tips Untuk Mendeteksi Ikan Segar Bebas Formalin dan Zat Pewarna
Mengolah hidangan di rumah selain menghadirkan kenikmatan, juga menghemat pengeluaran keluarga. Namun, masak-memasak akan menjadi lebih menyenangkan apabila Anda memiliki peralatan...
233 Views |
Category Article 1
Di sini, Rose Brand akan berbagi beberapa resep jajanan tradisional yang terbuat dari Singkong. 1. Ongol-ongol, 2. Sawut, 3. Jemblem, 4. Lemet, 5. Singkong Goreng...
493 Views |
Category Article 1