Loyang merupakan peralatan kue yang harus ada di dapur, dan salah satu yang sering dipilih adalah loyang aluminium. Loyang aluminium tak hanya ekonomis, tetapi juga ringan saat digunakan. Fungsinya sebagai alas dan wadah adonan saat dipanggang, sebelum berubah menjadi hidangan kue yang menggoda. Namun, masalah sering timbul ketika loyang rentan tergores atau berkarat karena adonan yang menempel di permukaannya.
Category Article 1
| 1130 Dilihat
Loyang merupakan peralatan kue yang harus ada di dapur, dan salah satu yang sering dipilih adalah loyang aluminium. Loyang aluminium tak hanya ekonomis, tetapi juga ringan saat digunakan. Fungsinya sebagai alas dan wadah adonan saat dipanggang, sebelum berubah menjadi hidangan kue yang menggoda. Namun, masalah sering timbul ketika loyang rentan tergores atau berkarat karena adonan yang menempel di permukaannya.
Untuk itu, penting bagi kita untuk memberikan perhatian yang tepat dalam merawat loyang aluminium agar tetap tahan lama dan dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama. Walaupun harganya terjangkau, ini akan membantu kita menghemat usaha dan waktu yang diperlukan untuk membeli loyang baru. Penasaran bagaimana cara merawat loyang aluminium dengan baik? Simak, selengkapnya artikel di bawah ini.
Biasanya, loyang yang berbahan dari alumunium telah terbukti tahan panas dan cocok sebagai alat memanggang. Berikut tips merawatnya:
Karena loyang terbuat dari alumunium, ia rentan terkikis dan tergores jika bersentuhan dengan pisau. Keluarkan kue dari loyang dan letakkan di wadah terpisah sebelum dipotong, atau gunakan pisau plastik tumpul agar loyang tidak tergores.
Merawat loyang kue alumunium sebenarnya tidak sulit, tetapi banyak yang tidak menyadari bahwa alumunium sensitif terhadap bahan kimia dalam sabun pencuci piring. Mencuci loyang dengan sabun pencuci piring dapat menyebabkan korosi atau bahkan lubang.
Untuk menghilangkan noda dan kerak pada loyang, rendamlah dalam air panas dan biarkan beberapa saat. Kemudian sikat bagian yang berkerak hingga bersih. Jika masih ada noda yang sulit, gunakan sedikit sabun pencuci piring hanya pada bagian yang terkena noda, lalu bersihkan dengan air bersih.
Selalu pastikan untuk mengeringkan loyang dengan lap bersih atau tisu kering setelah dicuci. Pastikan loyang bersih dan kering sebelum disimpan agar tidak berkarat.
Untuk membersihkan karat pada loyang alumunium, siapkan air cuka yang telah dipanaskan. Biarkan air cuka mendingin, lalu sikat perlahan menggunakan spons pada permukaan loyang yang berkarat. Bilas dengan air mengalir sampai bersih, lalu keringkan. Jika masih tercium bau cuka, rendam loyang dalam air dan biarkan beberapa saat.
Setelah loyang bersih dan kering, pilihlah tempat penyimpanan yang luas dan bebas dari hewan seperti kecoak, tikus, dan cicak. Simpan loyang di tempat luas agar tidak menumpuk, sebaiknya dalam posisi berdiri di dalam rak. Menyimpan loyang di laci yang luas khusus untuk loyang dapat menjaga agar tidak mudah jatuh dan mengubah bentuk loyang.
Inilah beberapa langkah yang perlu Anda lakukan saat merawat loyang alumunium agar tetap awet dan tidak mudah rusak. Sebenarnya, membeli loyang baru secara terus-menerus hanya akan menghamburkan uang Anda. Untuk menghemat pengeluaran harian, salah satu cara yang bisa Anda lakukan adalah menjaga loyang dengan baik. Semoga tips ini bermanfaat bagi Anda.
Bagi Anda yang ingin mencoba membuat asem-asem bandeng tanpa khawatir bau amis, berikut rekomendasi resep yang paling pas....
40 Dilihat |
Category Article 1
Punya stok iga sapi tapi bingung mau dimasak apa? Coba sop konro saja, menu khas Makassar yang dijamin bikin ketagihan....
1091 Dilihat |
Category Article 1