11 Jajanan Khas dari Berbagai Daerah di Indonesia yang Wajib Kamu Coba

Indonesia memukau dengan kekayaan alam yang memikat, terutama dalam rempah-rempah dan aneka bumbu. Dampaknya sangat terasa pada keunikan rasa makanan khas tiap daerah, yang menjadi ciri khas tersendiri. Tak hanya berhenti pada hidangan utama, Indonesia juga memanjakan dengan ragam cemilan dan jajanan lezat yang melimpah.


Category Article 1

| 447 次观看

11 Jajanan Khas dari Berbagai Daerah di Indonesia yang Wajib Kamu Coba

Indonesia memukau dengan kekayaan alam yang memikat, terutama dalam rempah-rempah dan aneka bumbu. Dampaknya sangat terasa pada keunikan rasa makanan khas tiap daerah, yang menjadi ciri khas tersendiri. Tak hanya berhenti pada hidangan utama, Indonesia juga memanjakan dengan ragam cemilan dan jajanan lezat yang melimpah.

Jajanan Khas Indonesia dari Berbagai Daerah

Nikmati kelezatan berbagai cemilan khas dari pulau-pulau dan provinsi-provinsi di Indonesia yang sayangnya tidak boleh Anda lewatkan:

1. Pempek – Sumatera Selatan

Nikmati kelezatan khas Sumatera Selatan, pempek, sebuah hidangan lezat terbuat dari ikan yang dicampur tepung kanji. Tidak hanya di Palembang, hampir di seluruh penjuru Sumatera Selatan, Anda akan menemukan hidangan ini. Pempek biasanya dilengkapi dengan kuah cuko yang pekat. Rasanya yang gurih dan kenyal bersatu dengan kuah manis dan pedas, menciptakan harmoni cita rasa yang luar biasa.

2. Kuku Macan atau Amplang – Kalimantan

Santaplah amplang atau kuku macan, makanan khas Kalimantan yang gurih dan renyah. Meski namanya mengandung elemen harimau, tetapi jangan khawatir, makanan ini terbuat dari ikan, bukan harimau. Dinamakan kuku macan karena bentuknya yang menyerupai kuku harimau. Tidak peduli bahan dasarnya ikan, makanan ini memiliki rasa yang lezat dan dapat dinikmati sebagai camilan atau pendamping nasi.

3. Sagu Lempeng – Papua

Tak terelakkan bahwa sagu adalah makanan pokok di Papua, dan sagu lempeng adalah salah satu kelezatan yang tidak boleh Anda lewatkan. Makanan ini terdiri dari sagu yang diolah menjadi lempengan. Orang Papua suka menyebutnya sebagai roti tawar karena rasanya yang menyerupai roti. Meski rasanya netral dan teksturnya keras, lempengan sagu biasanya dicelupkan dalam teh atau kopi agar lembut saat dimakan.

4. Pie Susu – Bali

Pie susu, camilan terkenal yang tak asing lagi, menjadi andalan saat mengunjungi Bali. Rasa manis, kulit pie yang renyah, dan isian lembut susu adalah paduan sempurna. Pie susu sering dibawa sebagai oleh-oleh khas pulau Bali.

5. Lepat – Aceh

Lepat, camilan khas Aceh, terbuat dari beras ketan yang dibungkus daun pisang. Biasanya, lepat hanya tersedia saat bulan Ramadhan. Keunikan lepat terletak pada daya tahannya yang bisa mencapai beberapa bulan setelah dimasak tanpa mengalami pembusukan. Saat ingin menyantapnya lagi, lepat dapat digoreng hingga renyah dan tidak keras.

6. Geblek – Yogyakarta

Geblek, kuliner khas Kulon Progo, Yogyakarta, menawarkan rasa unik berkat perpaduan tepung tapioka dan bawang yang digoreng. Anda bisa menikmatinya dengan atau tanpa saus tambahan. Di samping gudeg dan bakpia, kuliner khas daerah ini memberikan variasi nikmat yang tak kalah menarik.

7. Putu Mayang – Betawi

Kue putu mayang adalah salah satu cemilan khas masyarakat Betawi. Terbuat dari tepung kanji atau beras, kue ini dibentuk seperti mie dan disiram dengan kuah gula merah yang dicampur santan. Cocok dinikmati saat berbuka puasa, meskipun penjualnya semakin sulit ditemui di Jakarta.

8. Panada – Sulawesi

Panada, hidangan Manado, memiliki bentuk yang mirip dengan pastel, tetapi isiannya berbeda. Roti ini diisi dengan daging ikan yang menciptakan perpaduan rasa manis kulit dan gurih daging ikan yang memanjakan indera pengecapan.

9. Kue Lontar – Papua

Kue lontar khas Papua Selatan memiliki cerita sejarah yang menarik. Meski awalnya disebut ronde taart dalam Bahasa Belanda, masyarakat sekitar menjulukinya sebagai kue lontar. Tekstur renyah di pinggiran dan lembut di bagian tengah serta rasa manis yang lembut menjadikan kue ini sebagai favorit.

10. Pendap – Bengkulu

Pendap atau ikan pais, makanan tradisional dari Provinsi Bengkulu, memikat dengan cita rasa pedas dan gurih. Dibungkus dengan daun talas yang ikonik, makanan ini diikat dengan rafia dan memiliki kemiripan dengan pepes ikan.

11. Gulai Belacan – Riau

Gulai belacan, hidangan tradisional Riau, terbuat dari udang yang dicampur rempah-rempah pilihan dan belacan. Tidak hanya udang, gulai belacan juga bisa dinikmati dengan daging ayam dan ikan sebagai alternatif.

Dari beragam pilihan tersebut, adakah yang sudah Anda coba? Selamat mencoba!

Baca juga: 7 Jajanan Manis Khas Nusantara yang Terbuat dari Tepung Beras

其他文章


Rahasia di Balik Tepung Ketan: Keunggulan, Pembuatan dan Penggunaannya dalam Masakan

Tepung ketan adalah salah satu bahan makanan yang umumnya tersedia dengan mudah di pasaran. Dengan tekstur serupa dengan berbagai jenis tepung lainnya, tepung ketan telah menjadi b...

3133 次观看 |


Category Article 1

Tepung Ketan Rose Brand

Resep Bihun Kuah Pedas, Makanan yang Cocok Disantap Saat Hujan Tiba

Saat musim hujan tiba, mungkin seringkali Anda bingung, mau menyajikan hidangan apa yang pas untuk menghangatkan tubuh, hidangan yang bisa Anda coba yaitu membuat bihun kuah pedas....

309 次观看 |


Category Article 1

Bihun Instan Rose Brand