Ketupat sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari tradisi Lebaran, baik saat Idul Fitri maupun Idul Adha. Nah, buat Anda yang ingin bikin ketupat sendiri di rumah, simak tips di bawah ini.
Category Article 1
| 7 Views
Ketupat sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari tradisi Lebaran, baik saat Idul Fitri maupun Idul Adha. Hidangan ini selalu hadir sebagai pelengkap aneka lauk khas hari raya seperti opor ayam, rendang, sate, hingga sambal goreng ati.
Bahkan, saat menjelang Hari Raya, tak heran jika pasar-pasar ramai dengan penjual ketupat. Namun, tahukah kamu bahwa ketupat bukan sekadar makanan, tapi juga memiliki filosofi yang dalam?
Dalam budaya Jawa, ketupat merupakan singkatan dari "Ngaku Lepat" yang berarti mengakui kesalahan atau meminta maaf. Anyaman rumit pada bungkus ketupat melambangkan kesalahan-kesalahan yang pernah dilakukan, sementara isinya yang putih bersih mencerminkan hati yang telah disucikan setelah saling memaafkan.
Nah, buat Anda yang ingin bikin ketupat sendiri di rumah, ada beberapa tips biar hasilnya enak, gurih, dan awet. Simak caranya, yuk!
Nah, kalau Anda ingin mencoba membuat ketupat sendiri di rumah, berikut ini beberapa tips praktis agar hasilnya empuk, tidak mudah basi, dan tentunya anti gagal.
Langkah pertama yang sangat penting adalah memilih jenis beras yang tepat. Supaya ketupat terasa pulen dan empuk, pilih beras berkualitas seperti Pandan Wangi, Rojolele, atau Mentik Spesial. Pastikan beras sudah dicuci hingga bersih dan air cucian tidak lagi keruh. Setelah itu, rendam beras dalam air dingin selama kurang lebih satu jam. Jika ingin hasilnya lebih kenyal, kamu bisa menambahkan sedikit kapur sirih ke dalam rendaman.
Anyaman ketupat juga berperan penting dalam proses memasak. Pilih janur atau daun kelapa muda yang berwarna hijau cerah. Daun muda lebih lentur dan tidak mudah sobek saat direbus, sehingga beras tidak akan keluar saat dimasak. Pastikan anyaman cukup rapat agar ketupat tetap padat dan tidak bocor.
Isi ketupat hingga 2/3 bagian saja, jangan terlalu penuh. Beras pulen akan mengembang saat direbus, jadi penting untuk memberi ruang agar tidak pecah. Rebus ketupat dalam air mendidih hingga seluruh bagian terendam, selama 2 hingga 3 jam. Jika air menyusut, tambahkan air panas, bukan air dingin, agar suhu tetap stabil. Untuk proses yang lebih cepat dan praktis, kamu bisa menggunakan panci presto.
Begitu ketupat matang, langsung angkat dan siram dengan air dingin mengalir. Tujuannya agar lendir atau sisa rebusan yang menempel pada daun bisa hilang. Selain itu, proses ini juga membantu ketupat lebih awet dan tidak cepat basi.
Setelah dingin, gantung ketupat di tempat terbuka yang memiliki sirkulasi udara baik. Ini akan membantu mengeringkan sisa air rebusan dan mencegah ketupat cepat basi. Kamu juga bisa menyimpannya di kulkas dalam plastik kedap udara. Saat ingin disajikan kembali, cukup kukus ketupat selama beberapa menit hingga hangat.
Itulah cara membuat ketupat Lebaran yang mudah dan praktis. Selain menjadi makanan khas yang lezat, ketupat juga melambangkan kebersamaan dan kekeluargaan karena sering dibuat bersama-sama menjelang hari kemenangan.
Yuk, coba bikin ketupat sendiri di rumah dan rasakan sensasi Lebaran yang lebih spesial!
Baca Juga: Cara Mudah Mengukur Kematangan Steak dengan Jari, Tanpa Alat Tambahan
Saat berpuasa, makan sahur dengan porsi yang banyak memang bisa memberikan perasaan kenyang pada perutmu. Namun, jika kamu tidak memperhatikan nutrisi yang terkandung dalam makanan...
258 Views |
Category Article 1
Medan terkenal dengan kekayaan kulinernya, termasuk jajanan pasar yang menggoda selera. Dari rasa manis, gurih, hingga pedas, semua tersedia untuk memanjakan lidah para pecinta kul...
378 Views |
Category Article 1