7 Jajanan Manis Khas Nusantara yang Terbuat dari Tepung Beras

Tak bisa disangkal bahwa beras merupakan salah satu komoditas utama di Indonesia, memiliki peran yang tak terbantahkan. Lebih dari sekadar bahan dasar nasi harian, beras juga memiliki potensi luar biasa saat diolah menjadi tepung dengan tekstur halus serta kenyal. Inilah yang menjadi dasar dari berbagai kudapan dan jajanan pasar yang melimpah, mengusung cita rasa manis dan kelembutan yang khas. Sehingga, daripada membiarkan stok tepung beras menganggur di dapur, mengapa tidak mencoba mengolahnya menjadi beragam olahan jajanan lezat yang lidah? Yuk, mari kita ciptakan hidangan-hidangan yang menggiatkan selera dengan tepung beras!


Category Article 1

| 12289 Dilihat

7 Jajanan Manis Khas Nusantara yang Terbuat dari Tepung Beras

Tak bisa disangkal bahwa beras merupakan salah satu komoditas utama di Indonesia, memiliki peran yang tak terbantahkan. Lebih dari sekadar bahan dasar nasi harian, beras juga memiliki potensi luar biasa saat diolah menjadi tepung dengan tekstur halus serta kenyal. Inilah yang menjadi dasar dari berbagai kudapan dan jajanan pasar yang melimpah, mengusung cita rasa manis dan kelembutan yang khas. Sehingga, daripada membiarkan stok tepung beras menganggur di dapur, mengapa tidak mencoba mengolahnya menjadi beragam olahan jajanan lezat yang lidah? Yuk, mari kita ciptakan hidangan-hidangan yang menggiatkan selera dengan tepung beras!

Jajanan Tradisional Indonesia dari Tepung Beras

1. Apem

Kue apem, yang mengingatkan kita pada lezatnya serabi khas Bandung, hadir dengan dimensi yang lebih generus dan tekstur yang lebih lembut. Sebenarnya, akar kata "apem" mengarah pada kue Arab yang dikenal dengan sebutan appam. Dan menariknya, konsep appam ini merujuk pada kata "afuan" dalam bahasa Arab yang melambangkan rasa pengampunan. Maka tak heran, kue apem kerap dihidangkan dengan melimpah selama bulan suci Ramadhan, menggugah selera sekaligus memohon ampunan.

Tidak hanya itu, adonan dari kue apem memiliki kekentalan yang signifikan dibandingkan dengan serabi. Mencampurkan tepung beras, telur, gula, tapai, ragi, dan santan, menciptakan adonan kue apem yang mesti dibiarkan semalam agar memiliki tekstur pori-pori yang lezat saat diolah. Kenikmatannya sendiri mengandung aroma harum yang berasal dari perpaduan ragi dan tapai yang khas.

2. Nagasari

Kue tradisional khas Jawa ini menggoda selera dengan balutan daun pisang yang memperkaya rasa autentiknya. Lezatnya jajanan pasar ini terpancar dari perpaduan manis dan gurih, dihasilkan melalui harmoni tepung beras, santan kelapa murni, gula, garam, dan sentuhan vanili yang memikat. Tak ketinggalan, kue nagasari ini menjadi sempurna dengan isian pisang kepok yang melimpah, menjadikan setiap gigitan penuh kenikmatan.

3. Kue Lapis

Pasti sudah tidak asing lagi dengan kue lapis, bukan? Jajanan pasar yang satu ini benar-benar menjadi favorit sebagai camilan dalam arisan atau momen-momen istimewa. Keunikan kue ini terletak pada penampilannya yang menggoda dengan lapisan-lapisan berwarna yang memikat. Tapi, perlu diingat, kue lapis beras ini memiliki ciri khas berbeda dari saudaranya, lapis legit. Kue lapis beras ini hadir dengan warna yang transparan serta tekstur yang begitu kenyal.

Bahan utama dalam pembuatan kue ini meliputi tepung beras, sagu/tapioka, gula, garam, dan santan. Semua bahan tersebut dicampur secara harmonis dan kemudian dikukus dengan menggunakan panci dandang. Setiap lapisan kue terbentuk melalui proses pengukusan secara berurutan. Misalnya, lapisan berwarna putih menjadi yang pertama kali dikukus, baru kemudian dilanjutkan dengan lapisan berwarna coklat, dan seterusnya. Proses ini berulang sampai tumpukan kue terbentuk, biasanya terdiri dari 2-3 jenis lapisan warna yang memukau.

4. Carabikang

Siapa yang bisa menahan pesona kue berbentuk unik yang satu ini? Carabikang memiliki keunikan bentuk yang mekar dan penuh dengan warna-warni yang menggoda mata. Kue jadul yang kerap menjadi tamu tetap di setiap acara hajatan, atau menjadi pendamping setia saat menikmati secangkir teh hangat dalam cuaca gerimis. Meskipun memiliki serat, kue ini memiliki ciri khas yang berbeda dengan bika ambon. 

Bahan-bahan seperti tepung beras, terigu, gula, telur, dan santan menyatu dalam pembuatan carabikang. Jika ingin teksturnya lebih kenyal dan sedikit padat, takaran tepung tapioka bisa ditambahkan sesuai selera. Proses pemanggangan dilakukan dalam cetakan bulat yang sudah dipanaskan, dan kue disajikan saat masih hangat. Kelembutan teksturnya yang manis serta sensasi lezatnya dijamin akan membuat siapa pun yang mencobanya ingin kembali merasakannya!

5. Pancong

Kue pancong telah menjadi fenomena populer di Indonesia, memikat selera khususnya kaum milenial dengan kelezatan yang tak tertandingi. Asalnya, makanan ini adalah camilan sederhana yang berasal dari tradisi Betawi. Dengan bentuk setengah lingkaran yang menggoda dan tekstur yang menyatu lembut di lidah, pancong klasik awalnya hanya dihiasi dengan taburan kelapa parut dan gula pasir. Namun, daya tarik sejati terletak pada perpaduan rasa gurih dan manis yang menguar begitu makanan ini menyentuh lidah.

Bahan-bahan seperti tepung beras, santan, garam, gula, dan kelapa parut diaduk rapi untuk menciptakan adonan pancong. Adonan ini kemudian dicetak menggunakan cetakan khusus yang mirip dengan cetakan kue pukis. Puncak kenikmatan tercapai saat pancong disajikan dalam keadaan hangat, sempurna ketika dinikmati bersama secangkir teh yang harum.

6. Cucur

Kue basah ini kerap menjadi hidangan camilan dalam berbagai upacara adat di Indonesia. Dengan pinggiran bergelombang dan bagian tengah yang menonjol seperti puncak gunung, bentuknya begitu khas dan mudah dikenali. Kelebihan utamanya terletak pada tekstur yang legit dan lembut, mengundang sensasi bermain antara rasa liat dan sensasi melumer yang menyatu dengan harmoni. Proses pembuatannya melibatkan campuran santan, gula merah, tepung beras, tapioka, dan bahan pengembang. Setelah semua bahan dicampur dengan cermat, adonan diolah melalui proses penggorengan hingga mengembang dan memperoleh tampilan yang menggiurkan.

7. Putu Ayu

Dikenal dengan namanya yang cantik, kue ini memikat mata sekaligus hati. Keindahan putu ayu terpancar melalui warnanya yang hijau, dihiasi dengan lelehan kelapa parut yang memikat. Merupakan simbol cita rasa tradisional, kue ini diramu dari sentuhan lembut tepung beras, gula yang pas, telur yang lembut, serta kekayaan santan dan keharuman daun pandan-suji. Tiap gigitannya menghadirkan sensasi lembut yang melekat, sensasi gurih dan manis berpadu dalam kesatuan rasa yang memukau.

Dari sederet jajanan di atas, makanan apa yang belum pernah anda coba? Yuk, cobain jajanan pasar di atas. Selain terbuat dari tepung beras, jajanan pasar khas nusantara juga masih banyak lho yang dibuat dari tepung ketan.

Baca juga: 5 Resep Jajanan Simple Dari Tepung Beras Rose Brand

Semua Artikel


Kategori Artikel

Tinggalkan Ulasan


Artikel Lainnya


Panduan Lengkap: Cara Menggunakan Tepung Ketan dengan Sempurna Beserta Manfaatnya

Tepung ketan merupakan hasil olahan beras ketan, baik yang berwarna hitam maupun putih, yang diperoleh melalui proses penggilingan, penumbukan, atau penghalusan. Konsistensinya mir...

1211 Dilihat |


Category Article 1

Tepung Ketan Rose Brand

30 Istilah Tata Boga Wajib Kamu Fahami

Menguasai istilah kuliner mempermudah komunikasi dengan tim dapur, memperjelas pemahaman resep, dan meningkatkan kemampuan eksekusi hidangan....

14553 Dilihat |


Category Article 1