Biasanya, untuk menyambut hari kemerdekaan, masyarakat Indonesia sering membuat hidangan makanan spesial khas Indonesia. Berikut rekomendasi masakan khas Indonesia yang cocok untuk 17 Agustusan
Category Article 1
| 2970 Views
Sebentar lagi hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-79 akan segera kita rayakan. Acara-acara 17 Agustusan, tentunya akan meramaikan hari gembira seluruh warga negara Indonesia dengan adanya berbagai perlombaan yang diikuti oleh masyarakat.
Biasanya, untuk menyambut hari kemerdekaan, masyarakat Indonesia sering membuat hidangan makanan spesial khas Indonesia. Daripada mengundang penasaran, yuk intip hidangan makanan khas Indonesia seperti apa yang cocok untuk menyambut 17 Agustusan.
Berikut rekomendasi masakan khas Indonesia yang cocok untuk 17 Agustusan dan lezatnya bikin kamu pingin makan terus-terusan.
Tak sah rasanya kalau menu hidangan 17 Agustusan tidak ada kehadiran Nasi Tumpeng. Selain disajikan untuk disantap rame-rame, lomba tumpeng sering dihelat antar RT dan RW. Umumnya, Nasi Tumpeng identik dengan bentuk kerucut, namun saat ini sudah ada banyak model-model Nasi Tumpeng yang bertemakan hari kemerdekaan.
Bahkan, Nasi Tumpeng sekarang ini dapat dibentuk menjadi variasi-variasi yang lebih menarik. Misalnya, Nasi Tumpeng berbentuk undak-undakan atau susun, Nasi Tumpeng berbentuk bendera, Nasi Tumpeng yang dihiasi burung Garuda, dan masih banyak lagi.
Selain Nasi Tumpeng, kamu juga bisa membuat hidangan makanan khas 17 Agustusan yang lainnya. Salah satu hidangan yang pas untuk Hari Kemerdekaan Indonesia adalah Ayam Tuturuga. Masakan khas asal Sulawesi Utara ini cukup populer, karena memiliki rasa pedas yang lezat dan bumbunya rempahnya yang meresap.
Ya meskipun Ayam Tuturuga sekilas memang tampak sama dengan opor ayam, namun keduanya memiliki perbedaan pada porsi cabai yang lebih melimpah dan daun kemangi yang membuat masakan menjadi harum.
Mau hidangan yang unik tapi tetap mempertahankan kesan tradisional? Apa ya kira-kira? Ya, betul. Salah satunya seperti Nasi Tutug Oncom. Makanan khas Sunda ini memiliki cita rasa yang unik dan istimewa.
Ya wajar saja jika cocok disantap bareng-bareng saat 17 Agustusan. Meskipun popularitasnya tidak setenar nasi kuning dan nasi uduk, tapi justru ini yang memberikan pengalaman citarasa berbeda bagi penikmatnya. Apalagi dihidangkan dengan lauk yang pas seperti ayam goreng, tahu, dan tempe.
Jika rekomendasi hidangan sebelumnya identik dengan hidangan makanan yang gurih, sekarang saatnya beralih ke kudapan yang manis-manis. Jika kamu pernah menjumpai hidangan bubur di momen-momen perayaan, inilah salah satu hidangan makanan yang dianggap paling simbolis.
Biasanya, bubur merah putih dibuat saat menyambut kelahiran anak sebagai ungkapan rasa syukur. Meski namanya bubur merah putih, sebenarnya warna bubur bercita rasa manis ini lebih ke coklat dan putih. Ciri khasnya ada pada tekstur bubur beras yang kental dengan rasa manis dari gula merah dan wangi dari pandan.
Makanan kedua yang bisa kamu pertimbangkan adalah clorot, makanan ini termasuk makanan tradisional yang disukai oleh banyak orang karena teksturnya yang legit.
Bahan utama dalam pembuatan makanan ini adalah tepung beras dan santan. Kemudian kue ini akan dibentuk kerucut panjang layaknya terompet menggunakan daun kelapa.
Kue ini bisa menjadi lambang kemerdekaan dan juga perayaan yang lebih terjangkau terutama jika memang sudah ada makanan beratnya maka kuenya bisa menjadi camilan yang oke banget.
Siapa yang tak kenal dengan rendang? Makanan khas Indonesia dari Padang ini selalu laris dicari sampai mancanegara bahkan nggak heran kalau bisa dijual ke luar Indonesia karena saking banyaknya yang suka. Tentu saja karena rendang menjadi makanan mendunia maka penting banget untuk memasukkannya ke dalam daftar menu untuk perayaan kemerdekaan.
Hanya saja memang modal yang dibutuhkan untuk membeli bahannya lebih mahal, kamu membutuhkan daging sapi yang dimasak menggunakan bumbu rendang. Nantinya rendang ini cocok dimakan bersama nasi putih hangat.
Makanan khas 17 Agustusan selanjutnya adalah klepon. Siapa yang nggak kenal dengan klepon? Kue tradisional ini memang sudah melekat banget di Indonesia apalagi dari segi rasanya juga legit banget.
Untuk penyajian menu kemerdekaan, kamu bisa langsung menyediakan klepon merah putih. Gunakan pewarna makanan untuk kleponnya kemudian berikan parutan kelapa sebagai warna putihnya.
Jangan lupa untuk tetap memberikan isian gula merah lumer yang identik dengan kuenya (jangan diganti originalitasnya). Jajanan ini pasti laris dan disukai oleh semua kalangan baik anak-anak maupun orang dewasa.
Makanan khas nusantara selanjutnya yang merupakan makanan khas dari daerah Jawa Tengah adalah nasi tiwul. Nasi tiwul terbuat dari singkong yang dikeringkan dan diolah menjadi bubur.
Hidangan ini biasanya disajikan dengan aneka lauk seperti ikan pindang atau sayur labu siam. Nasi tiwul memiliki rasa yang gurih dan tekstur yang kenyal, sehingga menjadi hidangan yang lezat untuk merayakan kemerdekaan.
Dibalik rasanya yang lezat, ternyata tiwul jadi pengingat sulitnya rakyat Indonesia di masa penjajahan, lho! Pasalnya menu ini dikonsumsi sebagai pengganti beras yang sulit didapatkan.
Tahukah kamu, Palembang juga memiliki makanan khas yang hanya dihidangkan saat perayaan 17 Agustusan. Telok pindang adalah hidangan telur ayam yang dimasak dengan teknik dipindang. Teknik memasak ini dilakukan dengan memasukkan bumbu yang berisi daun jambu biji, kulit bawang, daun salam dan garam ke dalam air rebusan telur.
Setelah telur sudah setengah matang, ditekan-tekan telur hingga cangkang telurnya retak. Retakan inilah yang membuat motif abstrak pada bagian putih telur saat dikupas.
Selamat mencoba aneka kreasi hidangan makanan khas nusantara spesial hari kemerdekaan!
Baca Juga: Jajanan dan Makanan Khas Tradisional Malang Terpopuler 2024
Punya stok iga sapi tapi bingung mau dimasak apa? Coba sop konro saja, menu khas Makassar yang dijamin bikin ketagihan....
1091 Views |
Category Article 1
Buat kamu yang berencana bepergian ke kota Pati dalam waktu dekat, catat beberapa makanan khasnya berikut ini ya. ...
29 Views |
Category Article 1