Gula tidak hanya berfungsi sebagai pemanis minuman, tetapi juga memberikan aroma, rasa, dan warna pada masakan atau kue yang kita buat. Bahkan, gula memiliki peran yang lebih luas, seperti menstabilkan adonan dan meningkatkan tekstur makanan yang dihasilkan. Tapi, tahukah Anda bahwa ada berbagai jenis gula yang dapat digunakan dalam masakan? Wah, penasaran kan? Yuk, kita simak selengkapnya berikut ini!
Category Article 1
| 885 Dilihat
Gula tidak hanya berfungsi sebagai pemanis minuman, tetapi juga memberikan aroma, rasa, dan warna pada masakan atau kue yang kita buat. Bahkan, gula memiliki peran yang lebih luas, seperti menstabilkan adonan dan meningkatkan tekstur makanan yang dihasilkan. Tapi, tahukah Anda bahwa ada berbagai jenis gula yang dapat digunakan dalam masakan? Wah, penasaran kan? Yuk, kita simak selengkapnya berikut ini!
Dari berbagai jenis gula yang tersedia, berikut adalah 5 jenis gula yang sering digunakan dalam memasak makanan dan membuat kue serta kudapan lainnya.
Gula pasir adalah jenis gula yang paling terkenal dan sering digunakan. Gula ini digunakan sebagai penambah rasa manis dalam berbagai minuman dan makanan. Kristal gula pasir memiliki tekstur halus namun agak kasar. Gula pasir ini terbuat dari air tebu. Selain sebagai pemanis dalam minuman dan makanan, gula pasir juga dapat digunakan sebagai penambah rasa dalam masakan.
Gula kastor atau caster sugar memiliki kesamaan dengan gula pasir, namun butirannya lebih kecil dan halus. Meskipun memiliki tekstur halus, gula ini berbeda dengan gula bubuk. Gula kastor tidak mengandung tepung jagung dalam komposisinya. Gula kastor sering digunakan dalam adonan yang dikocok, seperti untuk membuat meringue, souffle, dan mousse. Selain itu, gula kastor juga digunakan untuk mempermanis krim kocok (whipped cream) dan sebagai taburan pada buah segar.
Gula bubuk atau icing sugar merupakan gula pasir yang telah disaring dan ditambahkan dengan 3 persen tepung jagung untuk mencegah penggumpalan. Gula ini sering digunakan untuk hiasan dan dekorasi pada kue kering karena mudah larut dalam cairan.
Gula Jawa atau yang juga dikenal sebagai gula merah memiliki bentuk tabung atau silinder dengan warna coklat terang. Gula Jawa dibuat dari sari atau nira batang palem atau kelapa. Gula merah lebih cocok digunakan sebagai pemanis dalam makanan, seperti tambahan pada beberapa jenis sambal, campuran bumbu rujak, atau cuko pempek.
Gula ini sering disamakan dengan gula merah, padahal keduanya berbeda. Gula aren memiliki warna coklat gelap yang agak hitam. Gula aren dibuat dari sari atau nira pohon aren yang termasuk dalam keluarga palem. Gula aren memiliki rasa yang lebih manis dan aroma yang lebih kuat daripada gula Jawa. Selain itu, tekstur gula aren lebih kental dibandingkan dengan gula merah. Gula jenis ini sering digunakan sebagai campuran dalam berbagai cemilan tradisional atau sebagai bahan kinca untuk bubur sumsum, es dawet, dan sebagainya.
Itulah beberapa jenis gula yang sering digunakan dalam masakan yang penting untuk Anda ketahui. Selamat mencoba!
Dengan tekstur yang renyah di luar dan empuk di dalam, resep paru goreng ini cocok untuk dinikmati sebagai lauk pendamping nasi....
1182 Dilihat |
Category Article 1
Indonesia terkenal dengan kekayaan budayanya, termasuk kulinernya. Salah satu yang menarik adalah jajanan tradisionalnya yang beragam dan memiliki cita rasa khas dari setiap daerah...
1274 Dilihat |
Category Article 1