Jangan Panik, Berikut Cara Atasi Tabung Gas Bocor

Masalah kebocoran gas sering terjadi di dapur. Sayangnya, banyak orang belum mengerti bagaimana mengatasi gas bocor dengan benar. Jika tidak ditangani dengan hati-hati, kebocoran gas bisa membahayakan nyawa Anda dan keluarga. Lalu, bagaimana cara yang tepat untuk mengatasi gas bocor?


Category Article 1

| 4664 次观看

Jangan Panik! Berikut Cara Atasi Tabung Gas Bocor

Masalah kebocoran gas sering terjadi di dapur. Sayangnya, banyak orang belum mengerti bagaimana mengatasi gas bocor dengan benar. Jika tidak ditangani dengan hati-hati, kebocoran gas bisa membahayakan nyawa Anda dan keluarga. Lalu, bagaimana cara yang tepat untuk mengatasi gas bocor?

Ciri-Ciri Gas Bocor yang Perlu Diwaspadai

Perhatikan tanda-tanda gas bocor di bawah ini, karena jika Anda mengalaminya, itu berarti ada kebocoran pada kompor dan gas yang Anda gunakan. Apa saja tanda-tandanya? Yuk, mari kita simak!

1. Bau gas yang tercium

Salah satu tanda-tanda penting dari kebocoran gas adalah adanya bau yang tercium. Jika gas bocor, itu berarti gas tidak masuk dengan sempurna, sehingga partikel-partikelnya bocor ke dalam ruangan. Bau yang Anda mungkin cium adalah bau belerang. Jika Anda mengalami hal ini, itu berarti ada kebocoran. Oleh karena itu, Anda perlu berhati-hati. Apalagi jika baunya sangat kuat. Ini menandakan bahwa banyak gas terbuang ke udara bebas. Keadaan ini berpotensi menyebabkan gas terbakar atau bahkan meledak.

2. Adanya desis suara gas

Tanda lain yang harus diwaspadai adalah jika terdengar suara mendesis. Bunyi mendesis ini bisa terdengar keras, atau bisa juga dirasakan dengan mengusap-usap selang. Hal ini perlu diwaspadai karena bunyi mendesis menandakan bahwa gas keluar dari selang sehingga tidak mencapai kompor.

3. Nyala api yang tidak berwarna biru

Selanjutnya, perhatikan nyala api yang tidak berwarna biru. Pada dasarnya, ketika kompor berfungsi dengan baik, nyala api yang dihasilkan akan berwarna biru yang tajam. Warna biru menunjukkan bahwa aliran gas dan oksigen berada pada tingkat yang tepat. Namun, jika terjadi kebocoran, aliran gas dan oksigen tidak campur dengan proporsi yang tepat. Hal ini menyebabkan perubahan warna api. Api dapat berwarna kuning atau oranye, yang jelas tidak akan memiliki warna biru.

4. Pemakaian gas yang lebih cepat

Biasanya, jika terjadi kebocoran gas, maka gas akan habis lebih cepat. Sebagai contoh, jika pada keadaan biasanya gas akan habis dalam dua minggu, namun jika dalam waktu tiga hari sudah habis, maka itu menandakan bahwa terjadi kebocoran pada selang. Oleh karena itu, setelah membeli gas baru, pastikan untuk memeriksa secara teliti saat memasangnya. Anda bisa merendamnya dalam air untuk mengetahui apakah ada kebocoran pada gas atau selang.

Cara Mengatasi Gas Bocor

Sekarang Anda telah mengetahui tanda-tanda kebocoran gas, selanjutnya bagaimana sebenarnya cara mengatasi masalah tersebut? Yuk, simak langkah-langkah mengatasi kebocoran gas berikut ini.

1. Segera cabut regulator gas

Langkah pertama dalam mengatasi kebocoran gas adalah dengan segera mencabut regulator gasnya. Ini merupakan langkah yang penting dilakukan karena jika dibiarkan, gas di dalam ruangan dapat menyebabkan ledakan. Terutama jika terdapat kontak listrik atau api, kemungkinan ledakan akan semakin besar. Jika terjadi kebocoran gas, aroma belerang yang tidak menyenangkan akan tercium dan dapat berbahaya bagi kesehatan pernapasan. Jika masih tercium bau tersebut, Anda sebaiknya membawa gas ke area terbuka agar kebocoran tidak terjebak di dalam ruangan saja.

2. Tutup dengan kain basah jika terjadi api

Biasanya, setelah terjadi kebocoran gas, mungkin juga terjadi api kecil pada gas tersebut. Jika terjadi kebakaran pada kompor, langkah pertama yang harus dilakukan adalah tetap tenang dan mengambil tindakan yang tepat untuk mengatasi tabung gas yang bocor dan mengeluarkan desisan. Ambil selembar kain tebal dan basahi dengan air hingga lembab. Kemudian, tutup gas dengan kain basah tersebut. Sambil hati-hati melepaskan regulatornya, segera bawa gas ke tempat terbuka. Langkah ini bertujuan untuk mencegah terjadinya ledakan pada tabung gas yang terkena api.

3. Ganti peralatan kompor gas

Untuk mencegah kebocoran gas, pastikan semua peralatan kompor yang digunakan berkualitas dan sudah sesuai standar SNI. Gunakan kompor yang awet dan tahan lama. Sebagai alternatif, Anda dapat mempertimbangkan penggunaan kompor dengan dua tungku yang terjamin keawetannya. Selain itu, perhatikan juga regulator gasnya. Tidak hanya regulatornya, namun Anda juga perlu memperhatikan selang yang digunakan. Pastikan menggunakan yang terbaik agar kebocoran tidak mudah terjadi.

4. Selalu periksa kembali setelah memasang gas

Langkah terakhir, untuk langkah pencegahan, selalu lakukan pemeriksaan ulang setelah memasang gas. Periksa apakah sudah terpasang dengan benar dan tidak terdengar suara mendesis yang mencurigakan. Hal ini akan mencegah terjadinya kebakaran atau ledakan gas, sehingga lebih aman. Terlepas dari penggunaan peralatan terbaik, teknologi tetap memiliki celah. Oleh karena itu, pemeriksaan tetap perlu dilakukan.

Itulah langkah-langkah untuk mengatasi kebocoran gas dan tanda-tanda yang perlu diwaspadai. Semoga informasi ini bermanfaat bagi para ibu rumah tangga yang berurusan dengan kompor dan dapur setiap harinya.

Baca juga Cara Memasak Nasi Agar Pulen & Enak

其他文章


5 Olahan Aci Viral yang Lagi Hits, Pernah Coba Semuanya

Banyak camilan berbahan dasar aci hampir tidak pernah kehilangan penggemar. Teksturnya yang kenyal membuat setiap kreasi olahan terasa unik dan selalu bikin ketagihan. Berikut ini ...

602 次观看 |


Category Article 1

Tepung Tapioka Rose Brand

3 Kesalahan Saat Memasak yang Sering Dianggap Sepele

Meski terlihat sederhana dan sepele, memasak sebenarnya membutuhkan keterampilan agar hasil masakan sesuai dengan harapan. Maka dari itu, anda perlu untuk menghindari kesalahan dal...

630 次观看 |


Category Article 1