Tepung tapioka dan maizena tampak mirip, tapi sebenarnya beda banget. Yuk, kita bahas perbedaannya biar nggak salah pilih saat masak.
Category Article 1
Tepung Tapioka Rose Brand
| 65172 Dilihat
Dunia kuliner dihiasi oleh berbagai jenis tepung yang memiliki peran penting dalam menciptakan hidangan lezat. Tepung terigu, tepung beras, tepung tapioka, tepung maizena, tepung sagu, dan tepung ketan adalah beberapa contohnya. Masing-masing tepung memiliki karakteristik dan kegunaan yang unik.
Tepung terigu, misalnya, terbagi menjadi tiga jenis berdasarkan kandungan proteinnya, ada yang protein tinggi, sedang, dan rendah. Tepung terigu protein tinggi menjadi primadona untuk membuat roti, mie, kulit martabak, kulit lumpia, dan kulit pangsit karena menghasilkan tekstur kenyal dan elastis.
Sekilas, beberapa jenis tepung mungkin terlihat serupa, salah satunya seperti tepung kanji dan tepung maizena. Namun, jangan salah ya, pasalnya kedua tepung ini memiliki perbedaan yang signifikan. Masih bingung membedakannya? Tenang, berikut penjelasan lengkapnya!
Meskipun sekilas tampak serupa, keduanya memiliki perbedaan yang cukup signifikan, lho. Mari kita telusuri lebih dalam perbedaan tepung tapioka dan maizena agar kamu tidak salah pilih saat memasak.
Untuk membedakan antara tepung maizena dan tepung kanji yang pertama adalah dari fungsi dan penggunaannya. Tepung tapioka terkenal dengan kemampuannya menghasilkan tekstur kenyal pada makanan. Tak heran, tepung ini menjadi primadona untuk camilan kenyal seperti cilok, bakso, cireng, dan pempek. Di sisi lain, tepung maizena lebih dikenal sebagai jagoan pengental. Kamu bisa menemukannya di fla, puding, saus, dan kuah makanan untuk menghasilkan tekstur yang lebih kental dan mantap.
Menariknya, tepung maizena tak hanya pandai mengentalkan. Tepung ini juga bisa memberikan efek renyah pada kue kering dan gorengan. Jadi, jangan heran kalau kamu sering menemukan tepung maizena dalam resep kue kering favoritmu.
Selain memiliki fungsi dan penggunaan yang berbeda, jenis olahan yang dihasilkan dari tepung maizena dan tepung kanji pun juga berbeda. Tepung tapioka, yang terbuat dari pati singkong, terkenal dengan teksturnya yang kenyal dan lentur. Inilah yang membuatnya ideal untuk camilan gurih seperti cimol, batagor, cireng, cilok, dan bakso. Selain itu, tepung tapioka juga sering digunakan dalam kue basah seperti kue lapis yang memberikan tekstur lengket yang khas.
Di sisi lain, tepung maizena, yang terbuat dari pati jagung, lebih sering digunakan untuk menghasilkan hidangan bertekstur kental. Sup, saus, dan fla menjadi contohnya. Tak hanya itu, tepung maizena juga dapat menghasilkan tekstur renyah pada kue kering dan gorengan.
Perbedaan berikutnya terletak pada tekstur dan warna. Sekilas, tepung tapioka dan maizena mungkin terlihat sama putihnya. Namun, jika diperhatikan dengan seksama, tepung tapioka memiliki warna putih susu yang lebih cerah, sedangkan tepung maizena cenderung sedikit kekuningan.
Perbedaan tekstur pun tak kalah kentara. Tepung tapioka terasa halus dan licin saat disentuh, sedangkan tepung maizena lebih kesat dan kasar. Ketika dicampur air, tepung tapioka akan menghasilkan adonan yang lengket dan padat, sedangkan tepung maizena.
Kunci utama perbedaan tepung maizena dan tepung kanji sebenarnya terletak pada bahan bakunya. Tepung maizena, seperti namanya, terbuat dari pati jagung. Hal ini yang memberikan warna agak kekuningan pada tepung maizena. Di sisi lain, tepung kanji atau tepung tapioka berasal dari pati singkong.
Tepung maizena dan tepung kanji, dua bahan baku yang sering digunakan dalam masakan, ternyata memiliki perbedaan mendasar, tidak hanya pada asal bahan bakunya, tetapi juga kandungan gizinya.
Perbedaan bahan baku ini, yaitu jagung untuk tepung maizena dan singkong untuk tepung kanji, menghasilkan profil nutrisi yang berbeda pula. Menurut Data Komposisi Pangan Indonesia, tepung maizena menunjukkan kandungan gizi yang lebih kaya dibandingkan tepung kanji.
Dalam 100 gram tepung maizena, terkandung 341 kalori, 0 gram lemak, 9 mg kalium, 85 gram karbohidrat, serta berbagai vitamin dan mineral. Di sisi lain, 100 gram tepung tapioka memang memiliki kalori yang sedikit lebih rendah (346 kalori), namun tidak mengandung lemak, vitamin, maupun mineral.
Hal ini menunjukkan bahwa tepung maizena memiliki nilai gizi yang lebih tinggi dibandingkan tepung kanji. Kandungan vitamin dan mineral dalam tepung maizena dapat memberikan manfaat tambahan bagi kesehatan tubuh.
Memahami perbedaan tepung maizena dan tepung kanji akan membantumu memilih bahan yang tepat untuk hidangan yang ingin kamu buat. Dengan begitu, kamu dapat menghasilkan kreasi kuliner yang lezat dan sempurna. Semoga bermanfaat.
Baca juga: Apa Perbedaan Tepung Beras, Tepung Tapioka, dan Tepung Ketan?
Kalau Anda sedang merencanakan wisata kuliner di Jogja, berikut ini adalah tujuh makanan khas Yogyakarta yang wajib kamu cicipi....
9 Dilihat |
Category Article 1
Jenis jajanan khas pasar tradisional Indonesia dapat dengan mudah dijumpai di berbagai lokasi, baik di pasar konvensional maupun dijual oleh pedagang keliling di pinggir jalan....
1695 Dilihat |
Category Article 1
Tepung Tapioka Rose Brand