Banyak orang sering salah kaprah mengira pastry dan bakery itu sama. Padahal, ada perbedaan penting antara keduanya. Pastry adalah istilah untuk berbagai jenis kue atau adonan kulit seperti pie. Sementara itu, bakery adalah bagian dari pastry yang khusus mencakup pembuatan roti, danish, sponge cake, dan kue lainnya yang dipanggang.
Category Article 1
| 816 次观看
Pastry dan bakery sering disajikan sebagai hidangan penutup atau camilan. Meskipun keduanya umumnya memiliki cita rasa manis, terdapat perbedaan karakteristik yang membedakan antara pastry dan bakery. Bagi Anda yang ingin mendalami dunia kuliner, penting untuk memahami perbedaan ini. Simak artikel berikut untuk mengetahui lebih lanjut tentang perbedaan pastry dan bakery, lengkap dengan contoh-contoh makanannya.
Banyak orang sering keliru menganggap bahwa pastry dan bakery adalah hal yang sama. Padahal, keduanya memiliki perbedaan mendasar. Secara sederhana, pastry adalah istilah untuk berbagai jenis kue atau adonan kulit, termasuk pie. Di sisi lain, bakery adalah bagian dari pastry yang khusus mencakup pembuatan roti, danish, sponge cake, dan kue lainnya yang dipanggang. Ini bisa dilihat dari asal kata "bakery," yang berasal dari kata "bake" yang berarti memanggang.
Selain itu, terdapat banyak perbedaan lain antara bakery dan pastry yang perlu diketahui. Di antaranya yaitu:
Bakery bisa kamu temukan di mana-mana dan bisa kamu nikmati sepanjang hari. Baik untuk sarapan, camilan, maupun makanan penutup. Sedangkan pastry biasanya dijual di hotel dan lebih sering hadir di acara istimewa yang eksklusif. Tempat penjualan dan waktu menikmatinya menentukan pengalaman kuliner yang berbeda.
Proses pembuatan bakery lebih sederhana. Hanya memerlukan bahan dasar, seperti tepung terigu, gula pasir, mentega, dan telur. Tekniknya pun mencakup mencampur bahan, menguleni, pemeriksaan dan memanggang. Sedangkan cara membuat pastry lebih rumit, elegan, dan dipandang sebagai bentuk seni, baik dalam teknik maupun penampilan.
Pembuat makanan ini menaruh perhatian terhadap detail dan bahan-bahan berkualitas tinggi, sering kali mencakup buah-buahan eksotis, cokelat eksklusif, dan tepung khusus. Tekniknya meliputi tempering coklat, mendapatkan tekstur yang tepat untuk krim dan lapisan berikutnya, dan menciptakan dekorasi gula dan cokelat yang lembut untuk meningkatkan presentasi dan rasa makanan penutup. Cara membuatnya memerlukan ketelitian dan keahlian khusus, memastikan setiap elemen sempurna dalam rasa dan estetika.
Kamu juga bisa menemukan bahan khas untuk setiap adonan. Misalnya, ragi pada bakery berperan untuk membuat adonan mengembang, sedangkan pastry mengandung banyak lemak. Jadi, pastry adalah jenis makanan yang terbuat dari bahan tepung, gula, shortening, dan air yang berasal dari Eropa. Teksturnya kering, berlapis, dan sedikit lembut. Lemak pada adonan ini berperan untuk menciptakan penampilan pada bagian lapisan kue.
Sementara itu, bakery memiliki bahan dasar ragi, garam, gula, dan terigu yang berasal dari Timur Tengah. Teksturnya berserat dan empuk dengan dukungan lemak guna menguatkan ikatan tepung dan menambah rasa. Perbedaan paling jelas antara kedua jenis adonan adalah pemakaian tepungnya. Pastry memiliki tepung dengan persentase gluten antara 8-9%, sedangkan tepung untuk bakery mengandung gluten 11-12%.
Bahan-bahannya sangat menentukan hasil akhir dari produk yang dihasilkan. Penggunaan bahan berkualitas tinggi akan menghasilkan produk yang tidak hanya lezat tetapi juga memiliki tekstur yang diinginkan.
Dari segi harga, bakery lebih terjangkau dibandingkan pastry yang membuat makanan sehat ini menjadi favorit banyak orang. Sedangkan pastry dianggap sebagai makanan mewah karena bahan-bahan yang digunakan, seperti mentega berkualitas tinggi dan cokelat premium, yang tentunya mempengaruhi harga. Oleh karena itu, konsumen harus mempertimbangkan anggaran saat memilih antara bakery dan pastry.
Contoh produk pastry dan bakery mencakup berbagai jenis makanan yang memanjakan lidah dan menggugah selera. Produk pastry seperti croissant, danish, pie, tart, éclairs, macarons, choux pastry, dan puff pastry menawarkan tekstur yang renyah dan rasa yang lezat, sering kali diperkaya dengan isian krim, buah, atau cokelat.
Di sisi lain, produk bakery seperti roti tawar, roti manis, roti isi, bagel, muffin, cup cake, cookies, dan brownies memberikan variasi yang luas dalam hal rasa dan tekstur, mulai dari yang sederhana hingga yang kaya akan bahan tambahan. Keduanya, baik produk pastry maupun bakery, memiliki peran penting dalam industri kuliner, memenuhi kebutuhan konsumen akan makanan ringan berkualitas tinggi yang dapat dinikmati dalam berbagai kesempatan, baik sebagai sarapan, camilan, atau hidangan penutup.
Jadi, itu tadi perbedaan antara pastry dan bakery. Perbedaan antara pastry dan bakery terletak pada jenis produk yang dihasilkan. Pastry lebih fokus pada kue-kue berbahan dasar adonan berlapis, sedangkan bakery mencakup berbagai jenis roti dan kue.
Baca Juga: Perbedaan Antara Kue Kering dan Kue Basah
Kalau Anda sedang merencanakan wisata kuliner di Jogja, berikut ini adalah tujuh makanan khas Yogyakarta yang wajib kamu cicipi....
8 次观看 |
Category Article 1
Kulkas yang rapi tidak hanya enak dilihat tapi juga membantu menjaga kesegaran makanan lebih lama. Simak tips berikut untuk menata isi kulkas agar lebih rapi....
414 次观看 |
Category Article 1