Gula aren dan gula jawa terlihat serupa karena keduanya memiliki warna coklat yang sama. Selain itu, keduanya memiliki rasa yang manis. Seringkali, baik gula aren maupun gula jawa digunakan sebagai pemanis tambahan dalam masakan.
Category Article 1
| 1175 Views
Gula aren dan gula jawa terlihat serupa karena keduanya memiliki warna coklat yang sama. Selain itu, keduanya memiliki rasa yang manis. Seringkali, baik gula aren maupun gula jawa digunakan sebagai pemanis tambahan dalam masakan.
Namun, sebenarnya ada perbedaan di antara keduanya. Agar tidak bingung lagi, berikut ini adalah penjelasan lengkap mengenai perbedaan gula aren dan gula jawa yang penting untuk Anda ketahui. Yuk, simak ulasannya berikut ini.
Jika Anda ingin mengetahui perbedaan antara gula aren dan gula merah, berikut ini adalah penjelasannya yang mudah dipahami.
Perbedaan yang mencolok sebenarnya bisa terlihat jelas melalui warna yang digunakan. Apabila tidak diperhatikan dengan saksama, pada pandangan awal kedua benda mungkin terlihat serupa dan tampak tidak ada perbedaan di antara keduanya. Namun, jika kita mengamati dengan teliti, terdapat perbedaan nyata dalam warna keduanya. Gula aren memiliki warna lebih coklat dibandingkan dengan gula jawa yang berwarna kuning kemerahan. Hal ini menjelaskan mengapa gula jawa juga sering disebut gula merah di beberapa wilayah.
Selain perbedaan warna, gula aren dan gula merah juga terlihat perbedaannya dari segi teksturnya. Adapun gula jawa memiliki tekstur sedikit lebih keras daripada gula aren yang memiliki tekstur lebih empuk dan halus. Tidak mengherankan jika gula aren lebih umum digunakan karena lebih mudah dihaluskan. Dalam hal rasa, keduanya bisa dikatakan mirip, walaupun gula aren cenderung memiliki rasa yang lebih manis dan pekat. Sementara itu, dalam hal aroma, gula aren memiliki aroma khas yang berbeda dengan gula jawa yang memiliki aroma yang tidak terlalu kuat.
Gula aren diproduksi dari enau atau nira pohon aren yang sangat terkenal. Biasanya, gula aren dibentuk menggunakan batok kelapa yang berbentuk bundar dan pipih. Agar rasanya lebih manis, terkadang gula pasir juga ditambahkan ke dalamnya. Di sisi lain, gula Jawa diproduksi melalui proses penyadapan batang tanaman kelapa atau palem. Kemudian dimasak dengan cara merebus nira hingga berubah bentuk seperti karamel dan terakhir kemudian dicetak.
Selain dari segi bahan bakunya, gula aren dan gula merah memiliki perbedaan dalam proses pembuatannya. Gula aren umumnya dibentuk menggunakan batok kelapa menjadi lembaran pipih dengan bentuk bundar yang khas. Biasanya, gula aren juga diperkaya dengan tambahan gula pasir.
Sementara itu, gula merah dibuat menggunakan bahan dasar nira pohon kelapa. Cairan manis ini diperoleh melalui proses penyadapan batang pohon kelapa yang termasuk dalam keluarga tanaman palem. Contohnya seperti kurma, aren, sagu, dan kelapa. Nira tersebut kemudian diolah dengan cara direbus hingga menghasilkan tekstur yang menyerupai karamel. Setelah itu, gula merah dicetak berbentuk silinder yang hampir mirip dengan batok kelapa.
Gula aren kerap digunakan sebagai pemanis dalam makanan dan minuman karena rasanya yang lebih manis, teksturnya yang lembut, dan aromanya yang khas. Beberapa contoh penggunaannya adalah dalam kolak, lupis, es cendol, dawet, dan kopi kekinian. Di sisi lain, gula Jawa sering digunakan sebagai bahan dasar dalam pembuatan kecap manis, bumbu rujak, dan sebagai isi klepon.
Perbedaan antara gula aren dan gula merah terletak pada kandungan gizinya. Meskipun nutrisi dasar keduanya hampir sama, namun ada sedikit perbedaan yang menarik. Gula aren memiliki kandungan gizi yang lebih tinggi dibandingkan gula merah. Dalam setiap 100 gram gula aren terkandung sekitar 368 kkal kalori, 95 gram karbohidrat, 75 mg kalsium, 35 mg fosfor, 3 mg besi, dan 4 mg air.
Itulah perbedaan penting antara gula jawa dan gula aren yang perlu Anda ketahui. Setelah mempelajari ulasan di atas, kini Anda tidak akan lagi merasa bingung dalam membedakannya.
Baca juga Jenis-jenis Gula yang Digunakan untuk Memasak dan Perbedaannya
Medan terkenal dengan kekayaan kulinernya, termasuk jajanan pasar yang menggoda selera. Dari rasa manis, gurih, hingga pedas, semua tersedia untuk memanjakan lidah para pecinta kul...
378 Views |
Category Article 1
Roti yang terkenal lezat ini biasa dinikmati langsung dengan tangan. Dan biasanya cocok dinikmati sebagai sarapan, camilan, atau bahkan hidangan utama dengan berbagai variasi....
443 Views |
Category Article 1