Berikut 15 Jajanan Tradisional yang sering ditemukan di pasar

Kelezatan jajanan tradisional Indonesia sungguh tak terhingga. Ragamnya tak hanya terpancar dari beragam jenis, cita rasa, warna, dan bentuknya, tapi juga menggambarkan kekhasan tiap daerah. Setiap sudut tanah air ini memiliki kue tradisional yang menjadi ciri khasnya masing-masing. Tak hanya itu, ada juga jajanan tradisional yang merambah hampir seluruh penjuru negeri, menjadi bagian yang menyatukan cita rasa Indonesia dalam satu kesatuan lezat.


Category Article 1

| 1743 Views

Berikut 15 Jajanan Tradisional yang sering ditemukan di pasar

Kelezatan jajanan tradisional Indonesia sungguh tak terhingga. Ragamnya tak hanya terpancar dari beragam jenis, cita rasa, warna, dan bentuknya, tapi juga menggambarkan kekhasan tiap daerah. Setiap sudut tanah air ini memiliki kue tradisional yang menjadi ciri khasnya masing-masing. Tak hanya itu, ada juga jajanan tradisional yang merambah hampir seluruh penjuru negeri, menjadi bagian yang menyatukan cita rasa Indonesia dalam satu kesatuan lezat.

Jajanan Tradisional yang Mudah Ditemukan di Pasar

Berikut 15 aneka jajanan tradisional yang banyak dijual di pasar. Di antaranya yaitu:

1. Carabikang

Carabikang cukup populer di Indonesia terutama di Jawa. Jajanan tradisional ini adalah kue manis khas Indonesia yang berbahan dasar tepung beras. Rasanya sangat disukai banyak orang dan bentuknya menarik, merekah seperti bunga. Carabikang akan kamu jumpai dipasaran dengan aneka warna yang menarik. 

2. Kue sus  

Kue sus adalah kue perancis bernama choux. Namun, ketika dijual di pasar isi kue sus dibuat menjadi ekonomis. Kue ini mudah ditemui di berbagai pasar dan nampah kue.  

3. Kue apem  

Kue apem biasanya terbagi dua yakni apem panggang dan apem kukus. Kue ini terbuat dari campuran tepung beras, santan, dan tape. Kue apem dicetak dengan berbagai bentuk dan warna. 

4. Dadar Gulung 

Kue tradisional jajanan Indonesia yang sering disebut dengan dadar gulung ini adalah kue manis berbahan dasar terigu. Terigu dibuat menjadi adonan dadar tipis berwarna hijau. Dadar kemudian diisi dengan kelapa parut yang sudah tercampur gula merah kemudian dadar digulung.

5. Onde-onde 

Onde-onde adalah jajanan tradisional khas peranakan. Bentuk onde-onde sangat unik, yaitu berbentuk bola-bola kecil yang dilapisi dengan biji wijen. Rasa kue tradisional satu ini kenyal, gurih, dan manis sebab di dalamnya terdapat campuran kacang hijau halus dan gula sebagai isian. 

6. Nagasari 

Nagasari atau nogosari dalam bahasa Jawa terbuat dari campuran tepung beras, tepung sagu, santan dan gula. Campuran tersebut dibuat menjadi adonan kental yang lengket dan diberi isian pisang. Nagasari kemudian dikukus di dalam bungkusan daun pisang terkadang pula menggunakan daun pandan untuk hasil yang lebih wangi. Selain dijual di pasar, nagasari sering disajikan dalam upacara keadatan.

7. Kue Ku 

Kue ku, kue angku, atau kue tok adalah kue Indonesia yang terbuat dari tepung ketan berisi kacang hijau halus. Kue satu ini ciri khasnya berwarna merah dengan bentuk seperti rumah kura-kura, rasanya kenyal dan legit. 

8. Kue Talam 

Kue talam di pasar ada berbagai jenis, mulai dari warna sampai bahan baku. Kue talam pada dasarnya berbahan baku dari tepung beras, tetapi terkadang tepung bisa ditambahkan dengan ubi atau jagung. Adonan kue dimatangkan dengan cara dikukus. Kue talam mempunyai penampakan seperti kue berlapis dua. Lapisan atas selalu berwarna putih dan lapisan bawah bisa beraneka ragam warna. Di daerah Sumatera ada kue serupa dengan kue talam disebut dengan kue lumpang dan kue gandus. 

9. Lemper 

Lemper adalah penganan kue atau jajanan tradisional berbahan dasar dari beras ketan. Beras ketan dimasak dengan santan. Setelah matang  diberi isi tumisan ayam atau abon. Ketan yang sudah diisi kemudian dibungkus menggunakan daun pisang. Jajanan satu ini banyak menjadi pilihan kudapan yang cukup mengenyangkan karena terbuat dari beras ketan. 

10. Kue Mangkok

Kue mangkok, sejenis kue basah tradisional Indonesia, telah lama menjadi primadona dalam deretan jajanan pasar yang menggugah selera. Biasanya dihidangkan saat perhelatan hajatan maupun momen-momen istimewa. Campuran tepung beras, tepung terigu, dan sentuhan tapai singkong menjadi bahan utama pembuatannya. 

Melalui proses kukus, bentuknya pun menjadikan sepintas seperti mangkuk yang sedang mekar di ujungnya. Kelembutan teksturnya, kelezatan rasa manis yang terhampar, serta aroma yang semerbak, semuanya berkolaborasi mengundang decak kagum banyak penikmat kue.

11. Klepon

Klepon juga merupakan kue manis yang banyak dijajakan di pasar dengan penampakan berwarna hijau dan mengandung kelapa parut. Namun, bentuknya bola-bola kecil berselimut kelapa parut putih. Klepon mempunyai isian gula merah yang lumer di mulut ketika dimakan. Cara membuat jajanan tradisional satu ini yaitu dengan merebus adonan tepung ketan berbentuk bola-bola. Rasa dari klepon sendiri yaitu kenyal, gurih dan manis dari isian gula merah.

12. Lumpia

Lumpia terkenal sebagai jajanan tradisional dari Semarang. Gorengan satu ini merupakan perpaduan kuliner Indonesia dengan Tionghoa. Sama seperti risol dan pastel, lumpia terdiri dari kulit dan isian. Kulit lumpia lebih garing dari risol. Biasanya diisi dengan bahan utamanya rebung.Varian bentuknya, lumpia basah dan lumpia goreng. Versi lumpia paling sederhana yang bukan dari Semarang, berisi bihun.

13. Tahu Goreng 

Gorengan satu ini adalah tahu diberi isian campuran sayuran wortel, kol, dan taoge. Kemudian tahu dicelupkan ke dalam adonan tepung cair dan digoreng hingga garing. Tahu goreng punya beberapa sebutan, diantaranya tahu bunting, tahu isi, gehu, tahu susu. Hampir semua orang Indonesia tidak ada yang tidak mengenal gorengan ini.

14. Bakwan 

Bakwan juga punya banyak nama, seperti bala bala, ote-ote, bikang doing, weci, dan pia-pia. Perbedaan nama bakwan, terkadang berpengaruh pada isian dan tekstur gorengan.  Ciri khas bakwan bisa dilihat dari bentuknya yang tidak beraturan dan terkadang berbentuk seperti mangkuk. Bakwan paling enak disantap dengan cabai rawit nan pedas.

15. Kue cucur  

Kue cucur berbentuk bundar dan agak ceper. Warnanya cokelat dan teksturnya agak kenyal. Bahan utama kue cucur adalah tepung beras dan gula merah.

Baca juga: Ide Olahan Tepung Beras Kekinian yang Cocok untuk Bisnis Makanan Rumahan

All Articles


Article Categories

Leave a Review


Other Articles


Panduan Lengkap Minyak Goreng: Penggunaan, Penyimpanan dan Cara Memilih yang Tepat

Minyak goreng adalah komponen esensial dalam setiap rumah tangga, selalu siap sedia di dapur. Meskipun kandungan lemak dalam makanan berminyak dapat mempengaruhi kesehatan, kita ti...

995 Views |


Category Article 1

Minyak Goreng Rose Brand

Manfaat dan Penggunaan Tepung Tapioka dalam Masakan

Tepung tapioka, merupakan varian tepung yang seringkali digunakan dalam berbagai hidangan. Tepung ini diperoleh dari ekstraksi umbi singkong, menghasilkan produk berwarna putih yan...

7715 Views |


Category Article 1

Tepung Tapioka Rose Brand